Batam (gokepri.com) – Setelah sukses menjaga pasokan listrik selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Batam 2020, bright PLN Batam melanjutkan tugas pada hari besar nasional. Yaitu menjamin pasokan energi listrik menyambut Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Komitmen ini disampaikan oleh Corporate Secretary bright PLN Batam, Kishartanto Purnomo Putro.
“Kami sudah mempersiapkan sejumlah tindakan dan langkah langkah preventif dalam upaya meningkatkan keandalan,” jelas Tanto, Rabu (16/12/2020).
Langkah preventif itu, lanjut Tanto, di antaranya pemeliharaan jaringan dan kesiapan pembangkit. Kemudian gardu induk, transmisi, dan jaringan distribusi. bright PLN Batam juga menyiapkan petugas Siaga untuk menjaga keandalan dan pasokan.
“Sehingga kami dapat memastikan pasokan listrik kepada pelanggan tetap baik dan aman saat Natal dan Tahun Baru (Nataru),” kata Tanto.
Menurut Tanto, petugas bright PLN Batam akan Siaga selama 24 jam. Khusus di beberapa titik perayaan Natal akan menjadi fokus utama, terutama di tempat ibadah umat nasrani dan infrastruktur penting lainnya. Semua alat komunikasi juga selalu siaga. Sehingga jika ada pelanggan atau masyarakat mengalami gangguan kelistrikan dapat menghubungi petugas untuk segera dilakukan atensi.
“bright PLN Batam menyiapkan sebanyak 14 posko tersebar yang terdiri dari posko pembangkitan, gardu induk, distribusi, transmisi, dan call centre. Sehingga kami dapat memberikan pelayanan segera jika ada gangguan di lapangan dengan berpedoman pada Standard Operation Pracedure. Personel siap berjaga untuk mengamankan keandalan pasokan listrik selama 24 jam di Batam,” tuturnya.
Tanto menjelaskan, langkah-langkah preventif itu untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Batam dan sekitarnya. Jumlah pelanggan mencapai lebih dari 300 ribu pelanggan dengan daya mampu pembangkit mencapai 553 MW dan beban puncak rata rate sebesar 420 MW.
Sehingga terdapat cadangan operasi rata rata 133 MW. Artinya, kontinyuitas suplai ke pelanggan masih aman dan terjaga. bright PLN Batam juga berharap bahwa kondisi cuaca tidak ekstrem sehingga tidak mengganggu jaringan serta membuat beban cukup stabil.
“Kami pastikan bahwa petugas siaga tetap disiplin mengawal 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Kami juga mengimbau bagi masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru 2021 dengan membuat kerumunan supaya menekan angka penyebaran Covid-19 di Batam,’ tutup Tanto. (eri)






