Kecelakaan Laut di Lingga, Enam Kru Kapal Melati Indah Selamat

kapal melati indah kecelakaan
Identitas (KTP) kru kapal Melati Indah yang mengalami kecelakaan laut di perairan Kabupaten Lingga, Kepri, Rabu (28/1/2025). Foto: Humas SAR Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (gokepri) — Enam kru kapal Melati Indah selamat setelah kapal mereka pecah dihantam gelombang tinggi di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Mereka diselamatkan oleh kapal Tug Boat (TB) Bintan Kharisma 6 pada Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan para korban terombang-ambing di laut setelah kapal mereka pecah. Posisi mereka berjarak 20 NM dari Tanjung Jang, Kabupaten Lingga.

Kapal Melati Indah berangkat dari Pelabuhan Tanjungpinang menuju Berau, Kalimantan Timur, dalam kondisi kosong. Kapasitas muatan kapal sekitar 150 ton. “Saat pecah lalu tenggelam, kapal dalam kondisi kosong dan terbelah jadi dua bagian,” ungkap Fazzli.

HBRL

Nakhoda kapal TB Bintan Kharisma 6, Aldino, menyampaikan bahwa kapal TB dan enam kru yang selamat berlindung sementara di Pulau Lingga karena gelombang tinggi. Kapal TB diperkirakan melanjutkan perjalanan menuju PT Bintan Alumina Indonesia (PT BAI) pada 1-2 Februari 2025.

“Berdasarkan prakiraan cuaca BKMG, kondisi cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi masih terjadi dalam beberapa hari ke depan, sehingga keberangkatan terpaksa ditunda sampai cuaca membaik,” ujar Fazzli.

Fazzli memaparkan identitas enam kru kapal Melati Indah yang selamat:

1. M. Azis (Nahkoda, Nipah Panjang, Jambi)
2. Romi Yahya (KMM, Nipah Panjang, Jambi)
3. Surip (Kru, Galang Baru, Batam)
4. M. Syarif (Kru, Bengkong Laut, Batam)
5. Abunawas (Kru, Pangkep, Sulawesi Selatan)
6. Herman (Koki, Bakauheni, Lampung Selatan)

ANTARA

Baca Juga: BMKG: Waspada Gelombang Laut di Perairan Natuna Bisa Capai 3 Meter

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait