Batam (gokepri.com) – Pulau Galang di Kota Batam akan dikembangkan menjadi kawasan industri maritim. Rancangannya mulai disusun Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemprov Kepri.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam menyepakati pengembangan Kawasan Maritim City di Pulau Galang, dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Ahad petang.
Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin mengatakan akan mengembangkan maritim sebagai industri utama Kepri ke depan, bersama industri-industri lain yang kini tengah berkembang di provinsi kepulauan itu.
“Ini langkah Kepri yang patut kita dukung bersama. Karena Pemprov Kepri bersama BP Batam membuat gebrakan besar dengan membangun industri maritim yang memanfaatkan sumber daya alam dan manusia yang ada,” kata dia.
Dia optimis pengembangan Kawasan Maritim City Pulau Galang bisa menjadi program pembangunan ekonomi strategis nansional, sekaligus upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19 di Kepri.
Menurut dia, penandatangan nota kesepahaman Pengembangan Kawasan Maritim City di Pulau Galang merupakan langkah nyata mewujudkan industri berbasis kelautan.
“Terlebih dalam MoU ini disebutkan kurun waktu tiga tahun ke depan harus sudah terwujud pengembangan Maritim City di Pulau Galang. Setelahnya, mudah-mudahan kesejahteraan besar segera dirasakan masyarakat,” kata dia.
Ia juga optimis pengembangan Kawasan Maritim City Pulau Galang mampu meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor bahari. Apabila kini PAD dari sektor maritim hanya 38 persen, maka ke depannya bisa mencapai 96 persen
Pengembangan Kawasan Maritim City Pulau Galang juga sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo, agar mencari terobosan penggerak perekonomian baru, di tengah situasi pandemi COVID-19 yang masih melanda.
Pjs Gubernur berharap, Kepri bisa menjadi pusat industri maritim, karena industri berbasis kelautan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.









