BATAM (gokepri) — Abdillah (39 tahun), warga Kelurahan Temoyong, Bulang, Batam, selamat dari serangan buaya saat mencari kepiting bakau di Sungai Kirai, Kelurahan Batu Legong, Bulang. Peristiwa itu terjadi pada Rabu sore, 25 Desember 2024, sekitar pukul 18.15.
Kapolsek Bulang, Iptu Adhi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban selamat dan kini dirawat di Rumah Sakit Embung Fatimah, Batu Aji. “Kejadian kemarin sore. Korban, Abdillah, warga Temoyong, berhasil selamat. Sekarang dirawat di RS Embung,” kata Iptu Adhi, Jumat, 27 Desember 2024.
Menurut keterangan Kapolsek, awalnya Abdillah mencari kepiting di tepi bakau Sungai Kirai. Saat tangannya masuk ke air, seekor buaya tiba-tiba menerkam.
Abdillah melawan dan sempat terlepas dari terkaman pertama. Namun, buaya itu kembali menyerang, kali ini menerkam bagian pinggangnya. Korban kembali berhasil melepaskan diri.

Baca Juga:
Hidup Berdampingan dengan Buaya, Imbauan BBKSDA untuk Warga Sagulung Raya
Tak berdaya menghadapi serangan beruntun itu, Abdillah berteriak meminta tolong. Rekannya yang mendengar teriakan langsung mendekat dan membantu. Keluarga dan warga kemudian membawa Abdillah ke Puskesmas Bulang di Pulau Buluh. Sekitar pukul 20.30 WIB, ia dirujuk ke Rumah Sakit Embung Fatimah untuk penanganan lebih lanjut.
Akibat serangan tersebut, pria itu mengalami patah tulang dan luka robek di lengan kanan serta luka robek di perut kanan.
“Sampai saat ini masih mencari pawang buaya. Pak Lurah Temoyong sedang menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menindaklanjuti kejadian ini,” kata Iptu Adhi.
Kepala BKSDA Batam, Tomy, mengatakan pihaknya telah mendengar informasi tersebut. “Kami sudah dengar. Tapi informasinya belum sampai ke kami. Sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, satwa buaya berada di bawah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),” kata Tomy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








