BATAM (gokepri.com) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) mengajak wisatawan mancanegara untuk memanfaatkan kebijakan short-term visa atau visa kunjungan 7 hari yang mulai berlaku sejak 17 Desember 2024.
Kepala Dispar Kepri, Guntur Sakti, menyebut kebijakan ini sebagai langkah strategis untuk mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara ke Provinsi Kepri.
“Kebijakan ini merupakan hasil perjuangan Gubernur Ansar Ahmad bersama para pemangku kepentingan pariwisata Kepri sejak 2023 lalu. Tujuannya jelas, untuk meningkatkan target kunjungan wisatawan mancanegara, mendongkrak devisa negara, dan menjadikan Kepri lebih kompetitif di sektor pariwisata,” ujar Guntur, Rabu (25/12/2024).
Baca Juga: Jadi Daya Tarik Turis ke Kepri, Draf Perpres Visa 7 Hari Sudah di Meja Presiden
Kebijakan yang diatur dalam Surat Edaran Dirjen Imigrasi Nomor IMI-272.KU.01.03 Tahun 2024 ini memberikan kemudahan bagi wisatawan mancanegara untuk mengunjungi Kepri dengan biaya visa sebesar Rp250.000 untuk masa tinggal tujuh hari.
Program ini juga melengkapi kebijakan bebas visa kunjungan bagi pemegang Permanent Resident (PR) Singapura yang telah berlaku sejak 7 Oktober 2024.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Oktober 2024, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Kepri tercatat sebanyak 1.324.454 orang, masih jauh dari target pemerintah sebesar 3 juta kunjungan pada awal tahun. Dengan kebijakan baru ini, pemerintah berharap kunjungan wisman akan meningkat signifikan.
“Kami berharap kebijakan ini menjadi solusi fleksibel bagi wisatawan mancanegara untuk memilih Kepri sebagai destinasi liburan. Dengan jarak yang dekat dari negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, Kepri memiliki potensi besar untuk menjadi magnet wisatawan,” tambah Guntur.
Pemerintah Kepri juga terus memperkuat daya tarik destinasi wisata unggulan, termasuk Batam, Bintan, dan Anambas, melalui berbagai program promosi dan pengembangan infrastruktur.
Dengan relaksasi kebijakan visa ini, Guntur yakin wisatawan kini memiliki alasan lebih kuat untuk menikmati keindahan alam dan budaya Kepri.
Melalui kebijakan ini, pemerintah Kepri mengajak wisatawan mancanegara untuk menjadikan Kepri sebagai destinasi utama liburan mereka.
“Kami membuka pintu lebih lebar bagi wisatawan dan memastikan pengalaman terbaik selama berada di Kepri. Mari bersinergi majukan pariwisata Kepri,” kata Guntur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









