BATAM (gokepri.com) – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2024, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam telah menyiapkan armada kapal dan fasilitas terminal untuk memastikan kelancaran mudik dan liburan masyarakat.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Laut dan Tata Kelola Kepelabuhanan (Kabid Lala) KSOP Khusus Batam, Luderwijk Siahaan, mengungkapkan bahwa kesiapan armada laut dan terminal di Batam telah mencapai tahap optimal.
Sebanyak 100 unit kapal telah melalui uji petik yang dilakukan oleh KSOP Khusus Batam. Dari jumlah tersebut, 80 kapal dinyatakan layak beroperasi dan siap melayani rute domestik maupun internasional.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Turun Selama Libur Nataru
“Pemeriksaan tersebut meliputi aspek keselamatan pelayaran yang sangat krusial, termasuk kesiapan teknis kapal, dokumen, dan kelengkapan lainnya,” ujar Luderwijk Siahaan, Senin 2 Desember 2024.
Namun, 20 kapal lainnya tidak akan beroperasi pada periode tersebut karena masih dalam tahap perawatan, perbaikan, atau sudah tidak lagi beroperasi karena telah dijual.
Meskipun ada pengurangan jumlah kapal yang beroperasi, Luderwijk memastikan bahwa armada yang siap beroperasi cukup untuk mengatasi lonjakan jumlah penumpang pada liburan Natal dan Tahun Baru.
Selain armada kapal, kesiapan terminal juga menjadi fokus utama. Batam memiliki lima terminal utama yang sudah dipersiapkan untuk melayani penumpang, dengan operator terminal yang telah memastikan kelancaran operasional. Semua fasilitas sudah memenuhi standar untuk mendukung mobilitas masyarakat selama musim liburan.
“Kami telah memastikan bahwa lima terminal yang ada di Batam siap untuk melayani lonjakan penumpang. Operator terminal telah siap melaksanakan tugas mereka, dan kami optimistis akan ada kelancaran dalam proses keberangkatan dan kedatangan kapal,” kata Luderwijk.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan lonjakan penumpang, operator kapal diminta untuk menyiapkan kapal pengganti atau cadangan. Tiga kapal cadangan telah disiapkan di Pelabuhan Punggur dan Batam Center untuk siap dioperasikan jika diperlukan.
“Kami juga telah meminta operator untuk menyiapkan kapal cadangan yang bisa dioperasikan sewaktu-waktu jika ada kebutuhan mendesak. Di Punggur dan Batam Center masing-masing sudah disiapkan tiga unit kapal untuk memastikan kelancaran mudik,” tambahnya.
Diperkirakan, ada kenaikan jumlah penumpang sekitar 15 persen dibandingkan libur Natal dan Tahun Baru tahun lalu. Pada tahun 2023, kenaikan penumpang tercatat sekitar 18 persen, dan pada tahun ini, kenaikan diprediksi lebih kurang 15 persen. Meski demikian, dengan persiapan yang matang, Luderwijk optimis bahwa mobilitas masyarakat akan berjalan lancar.
“Kenaikan penumpang memang diperkirakan sekitar 15 persen pada tahun ini, dan kami telah mempersiapkan semua hal untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan,” ujar Luderwijk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









