Kasus HIV di Tanjungpinang Turun, Pemerintah Genjot Program Pencegahan

kasus hiv di tanjungpinang
Peringatan Hari AIDS Sedunia di Gedung Kesenian Aisyah Sulaiman, Sabtu (30/11/2024). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Kasus HIV di Tanjungpinang hingga Oktober 2024 tercatat menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Tanjungpinang, Rustam, menyebutkan tahun ini ada 98 kasus HIV dari 12.426 orang yang diskrining, sementara pada 2023 terdapat 130 kasus dari 14.678 orang.

“Kami berkomitmen untuk menekan penularan baru dan menurunkan angka kematian akibat HIV di Tanjungpinang, demi mencapai target ending AIDS 2030,” ujar Rustam, Sabtu 30 November 2024, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

HBRL

Baca Juga: Tanjungpinang Raih Penghargaan Atas Penanggulangan Penyakit Menular

Meski angka kasus menurun, Rustam menegaskan HIV/AIDS masih menjadi tantangan besar. Selain perilaku masyarakat, lingkungan juga menjadi faktor yang memengaruhi tingginya kasus ini. Untuk itu, program pelayanan kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit terus ditingkatkan.

Rustam juga menjelaskan adanya perkembangan metode pencegahan HIV. “Kini tersedia pengobatan pra-pajanan untuk populasi kunci, selain pendekatan tradisional seperti perubahan perilaku dan penggunaan kondom. Namun, dukungan masyarakat sangat diperlukan,” jelasnya.

Selain itu, Rustam menyoroti pentingnya layanan kesehatan yang inklusif dan bebas diskriminasi. “Fasilitas kesehatan harus menjadi tempat yang aman bagi semua orang. Sayangnya, diskriminasi masih terjadi di lingkungan keluarga. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tambahnya.

Ia mengingatkan pentingnya edukasi untuk menghilangkan stigma terhadap HIV/AIDS. “HIV/AIDS tidak menular melalui interaksi sosial biasa. Pemahaman yang benar akan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya penanggulangan HIV/AIDS, Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar Peringatan Hari AIDS Sedunia di Gedung Kesenian Aisyah Sulaiman.

Acara ini mengusung tema “Hak Setara untuk Semua, Bersama Kita Bisa” dengan beragam kegiatan seperti tarian zapin, talkshow, dan pencabutan doorprize.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tanjungpinang, Tamrin Dahlan, yang membuka acara, menekankan pentingnya menjadikan hak-hak Orang dengan HIV (OdHiv) sebagai prioritas.

“Tema ini mengajak kita memastikan hak-hak OdHiv menjadi pusat dari setiap upaya pencegahan dan pengendalian HIV,” ujar Tamrin.

Ia juga mengimbau masyarakat mengikuti slogan global Hari AIDS Sedunia 2024, “Take the Right Path”. “Setiap individu berhak hidup sehat, bermartabat, dan bebas dari stigma serta diskriminasi,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait