BATAM (gokepri) – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam nomor urut satu, Nuryanto-Hardi Selamat Hood, unggul di TPS 25 Baloi, Batam. TPS ini adalah tempat Nuryanto mencoblos.
Pasangan ini meraih 100 suara, mengungguli pasangan nomor urut dua, Amsakar Achmad-Li Claudia, yang hanya memperoleh 44 suara. Selain itu, terdapat empat surat suara yang dinyatakan tidak sah.
Ketua KPPS TPS 25, Sukoco Hadi Saputra, menyampaikan dari total 573 Daftar Pemilih Tetap (DPT), hanya 148 pemilih atau sekitar 20 persen yang menggunakan hak suara. “Banyak pemilih sudah tidak tinggal di sini lagi. Itu salah satu penyebab rendahnya partisipasi,” ujar Sukoco, Rabu, 27 November 2024.
Proses penghitungan suara di TPS 25 berjalan tertib dan aman. Sukoco mengatakan, penghitungan dimulai tepat pukul 13.00 WIB dan berlangsung tanpa kendala.
Ia juga menjelaskan TPS 25 mencakup wilayah Kecamatan Lubuk Baja, Baloi Kolam, dan Baloi Mas. “Wilayah yang terdaftar di TPS ini cukup luas, tetapi partisipasi tetap rendah,” tutupnya.

Baca: Rudi-Rafiq Unggul di TPS 17 Rosedale dengan Perolehan 189 Suara
Diberitakan, Calon Wali Kota Batam nomor urut 1, Nuryanto, menggunakan hak pilihnya di TPS 25 Kelurahan Baloi, Batam, pada Rabu, 27 November 2024.
Nuryanto tiba bersama istrinya sekitar pukul 10.30 WIB, mengenakan baju putih dan peci hitam. Menurutnya, partisipasi dalam pemilihan adalah hal yang sangat penting.
“Alhamdulillah, saya sudah selesai mencoblos. Hasilnya serahkan kepada Allah SWT,” ujar Nuryanto.
Nuryanto mengungkapkan kekecewaannya karena lokasi TPS yang jauh dari rumahnya.
“Saya tidak tahu kenapa TPS saya pindah. Padahal, dekat rumah saya ada TPS. Pada Pemilu legislatif kemarin, saya memilih di sana, tapi sekarang kenapa pindah ke sini. Kami pun bingung,” katanya.

Nuryanto sempat mencari-cari lokasi TPS karena KPU tidak memberikan informasi terkait pemindahan TPS tersebut.
“Harus mencari dulu. Kalau tidak, saya tidak bisa mencoblos. Saya diberitahu kalau TPS-nya ada di sini. Kalau orang awam tentu tidak tahu di mana lokasinya,” jelasnya.
Meski begitu, Nuryanto menegaskan pentingnya berpartisipasi dalam pemilu, meskipun ada kendala jarak.
“Pemilu adalah momen penting untuk memilih pemimpin yang tepat. Saya harap warga Batam juga datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak,” tambahnya.
Setelah memberikan suara, Nuryanto dan istrinya segera meninggalkan TPS. Ia berharap pemilu kali ini berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang dapat membawa Batam ke arah kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik.
“Usaha kami sudah selesai, sekarang serahkan semua kepada Allah SWT,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








