KEK Pariwisata dan Kesehatan Batam: Groundbreaking Ditarget November

xiaomi batam
Plh Kepala BP Batam Purwiyanto bersama pelaku usaha saat acara Anugerah Investasi 2024 di Radisson Golf & Convention Center, 22 Oktober 2024. Foto: BP Batam

BATAM (gokepri) – KEK Pariwisata dan Kesehatan di Batam akan mulai beroperasi pada 2026. Pengembangan ini diharapkan memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan daya saing Batam di kawasan Asia Tenggara.

“KEK Pariwisata dan Kesehatan ini diharapkan bisa mulai beroperasi pada tahun 2026 setelah pembangunan selesai,” kata Pelaksana harian Kepala BP Batam, Purwiyanto, di sela-sela Anugerah Investasi 2024 di Radisson Golf & Convention Center, Selasa 23 Oktober 2024.

Peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan KEK ini direncanakan berlangsung pada November 2024, dengan durasi pembangunan sekitar dua tahun. Kawasan Sekupang akan difokuskan sebagai pusat layanan kesehatan, sementara Nongsa akan dikembangkan sebagai destinasi pariwisata.

“Kami berharap kedua kawasan ini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Batam,” ungkapnya.

BP Batam optimistis pengembangan KEK Pariwisata dan Kesehatan ini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. “Setelah KEK beroperasi penuh, kami memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Batam dapat meningkat 1-2 persen di atas target pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Purwiyanto.

Baca: KEK Kesehatan Diteken Jokowi, Batam Makin Lengkap dengan Wisata Medis

Selain pengembangan KEK, BP Batam juga menyampaikan beberapa kerja sama strategis dengan mitra internasional akan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing Batam sebagai destinasi investasi dan ekonomi.

“Dengan adanya KEK dan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Batam, kami optimistis akan terjadi peningkatan kegiatan ekonomi yang signifikan,” tambahnya.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan kesehatan di Batam.

Pembangunan KEK Pariwisata dan Kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat posisi Batam sebagai pusat ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait