BATAM (gokepri) – KPU Kota Batam akan menggelar dua debat publik bagi pasangan calon wali kota pada 1 dan 15 November 2024. Fokus pada isu kesejahteraan masyarakat, debat ini bertujuan memperkenalkan visi dan kapabilitas calon.
Ketua KPU Kota Batam, Mawardi, menyatakan debat paslon sudah dianggarkan, namun lokasi pelaksanaannya belum ditentukan. “Kami akan mengundang para pasangan calon agar pandangan mereka dapat disampaikan langsung kepada masyarakat. Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak eksternal dan pemangku kebijakan terkait,” ujar Mawardi, Jumat 18 Oktober.
KPU Kota Batam telah membentuk tim perumus yang akan menyusun format dan tema debat. Tim ini terdiri dari akademisi, profesional, dan tokoh masyarakat yang berperan penting dalam menentukan format debat serta tema yang relevan untuk diangkat.
“Semua aspek, mulai dari format hingga sesi-sesi debat dan tema yang diangkat, akan dirumuskan oleh tim. Kami berharap masyarakat dapat memahami kapasitas dan kapabilitas setiap calon melalui debat ini,” tambahnya.
Aturan yang diterapkan dalam debat ini akan mengikuti Pedoman KPU (PKPU) Nomor 13 tahun 2024. Mawardi juga menekankan debat ini akan fokus pada isu-isu yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
Debat akan melibatkan dua pasangan calon, yaitu pasangan nomor urut 1, Nuryanto-Hardi Selamat Hood, dan pasangan nomor urut 2, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra.
Sementara itu, KPU Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah menetapkan debat untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan digelar di salah satu hotel di Kota Batam pada 2 November 2024. Debat ini akan diadakan pada malam hari dengan tema “Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan.”
Baca: KEKAYAAN PASLON PILKADA BATAM: Li Claudia Calon Terkaya
Anggota KPU Kepri, Jernih Millyati Siregar, menjelaskan bahwa tema debat ini mencakup isu-isu peningkatan kesejahteraan masyarakat, kemajuan daerah, dan peningkatan pelayanan publik, serta penyelarasan pembangunan daerah dengan pembangunan nasional, memperkokoh NKRI, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
“Kami juga telah menyiapkan tim panelis yang terdiri dari kalangan akademisi, profesional, dan tokoh masyarakat,” tutup Jernih. ANTARA
Saksikan Podcast Calon Walikota Batam:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









