8 Produk UMKM Karimun Sudah Tembus Pasar Singapura

Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Ahmad Rofiq saat diwawancara soal UMKM.

Karimun (gokepri.com) – Bea Cukai bukan hanya sebagai institusi fasilitator bagi pelaku UMKM dalam memasarkan produknya ke luar negeri. Namun, Bea Cukai juga berperanan dalam membina agar pelaku UMKM bisa maju dan mandiri.

Seperti yang dilakukan Bea Cukai Karimun, setidaknya terdapat 26 UMKM di Karimun yang sudah dibina oleh Bea Cukai. Bahkan, 8 produk UMKM sudah mampu ekspor ke Singapura.

“Ada 26 UMKM yang sudah kita bina, 8 sudah melakukan ekpsor,” ujar Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepri, Ahmad Rofiq di Tanjungbalai Karimun, Jumat 7 Oktober 2022.

HBRL

Kata Rofiq, pembinaan UMKM sudah menjadi amanat dari Kementerian Keuangan melalui jajaran Bea Cukai untuk membina pelaku UMKM di masing-masing wilayah di Indonesia.

“Urat nadi ekonomi yang bisa stabil itu hanya UMKM. Kalau yang lainnya itu dinamis, UMKM itu masih stabil dan mayoritas pengusaha itu ya UMKM,” tuturnya.

Makanya, kata Rofiq, yang riil itu harus ditangani dengan baik. Sehingga, semua bisa mendorong UMKM dan khusus Bea Cukai berhubungan dengan kegiatan ekspor impor, maka UMKM bisa ekspor.

“Bagi UMKM yang belum kita bisa ekspor, kita dorong terus bagaimana bisa ekspor,” jelas Rofiq.

Rofiq menyebut, salah satu yang dilakukan Bea Cukai yakni dengan meminta penjelasan dari Atase Indonesia yang ada di Singapura terkait regulasi ekspor di negara setempat.

“Saat ini kita baru bisa mengudang Atase kita yang ada di Singapura, ke depannya kita akan coba dengan Atase Singapura, sehingga connecting kita dengan Malaysia bisa lancar juga,” pungkasnya.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait