6.500 Pelajar Kunjungi Museum Batam Sepanjang 2024

Museum Batam Raja Ali Haji di Engku Putri Batam Center. Foto: Media Center Batam

Batam (gokepri.com) – Museum Batam Raja Ali Haji mencatat kunjungan 6.508 pelajar dari total 9.281 pengunjung sepanjang 2024 hingga November. Pelajar lokal mendominasi kunjungan ke museum ini, terutama dalam rangka kegiatan belajar di luar kelas.

Kepala UPTD Museum Batam Raja Ali Haji, Senny Thirtywani, menyebut pelajar dari jenjang TK hingga SMP datang untuk mempelajari sejarah Batam dan Kepulauan Riau.

“Sebagian besar adalah pelajar lokal yang melakukan field trip. Jumlah kunjungan berkisar antara 50 hingga 150 orang per rombongan,” kata Senny, Selasa (31/12/2024).

HBRL

Baca Juga: Festival Pekan Heboh Meriahkan Hari Jadi Museum Batam ke-3

Museum menyediakan layanan pemandu wisata dengan tiga tenaga ahli untuk membantu pengunjung memahami koleksi sejarah yang dipamerkan. Mulai Oktober 2024, museum memberlakukan tarif retribusi Rp5.000 untuk pelajar, Rp10.000 untuk umum, dan Rp15.000 bagi wisatawan asing.

“Target pendapatan bulanan kami sebesar Rp3.685.000, tetapi realisasi Oktober mencapai Rp16.430.000, dan November Rp15.810.000. Antusiasme masyarakat tetap tinggi meski sudah ada retribusi,” ujar Senny.

Museum tersebut berencana menambah koleksi baru pada 2025 untuk memperkaya pengalaman pengunjung. Selain itu, alokasi dana dari Kementerian Kebudayaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) akan digunakan untuk program inovatif seperti “Museum Berdendang” setiap akhir pekan dan “Museum ke Sekolah.”

Pemerintah Kota Batam juga mengalokasikan anggaran Rp300 juta untuk perawatan gedung, pemeliharaan fasilitas, dan pengadaan tenaga kebersihan.

“Ke depan, kami ingin menjadikan museum lebih hidup dengan koleksi yang lebih lengkap dan kegiatan edukasi yang lebih melibatkan masyarakat,” kata Senny. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait