Walikota Batam Muhammad Rudi dan jamaah Shalat Idul Adha di Dataran Engkuputri, Jumat (31/7/2020). (Istimewa)

Alhamdulillah, Jamaah Shalat Idul Adha Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Batam (gokepri.com)- Ribuan jamaah memadati Dataran Engku Putri melaksanakan salat Idul Adha 1441 H/ 2020 M. Sebagaimana disampaikan Walikota Batam, Muhammad Rudi bahwa sebelum melaksanakan shlat berjamaah, protokol kesehatan harus dijalankan oleh para jamaah sejak ke luar dari rumah.

“Shalat Idul Adha tahun ini memang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata Rudi, Jumat (31/7/2020).

Rudi menjelaskan penyebaran Covid-19 di Kota Batam belum berakhir, karena itu pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini lebih cepat dari biasanya. Seluruh jamaah juga diimbau untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan dari mulai menggunakan masker dan menjaga jarak.

Panitia Shalat Idul Adha di Dataran Engku Putri menurut dia juga sudah mengatur jarak shaf jamaah. Itu semua dilakukan tidak lain dengn harapan dapat mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas di Kota Batam.

“Shalat dipercepat tapi tanpa mengurangi rukun dan syarat shalat. Yang biasanya ada sambutan kepala daerah untuk tahun ini kita tiadakan,” kata Rudi.

Rudi yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam tersebut mengajak seluruh masyarakat khususnya umat muslim untuk ikhlas menjalani cobaan dari Allah SWT. Ia juga mengajak untuk bersama-sama berdoa agar Covid-19 bisa cepat berlalu.

“Mudah-mudahan kita semua bisa ikhlas menyesuaikan dengan kehidupan yang baru. Semoga Batam ke depan juga bisa lebih baik,” katanya.Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkarnain, mengatakan untuk jumlah titik Shalat Idul Adha tahun ini di 12 Kecamatan Kota Batam sebanyak 564 titik. Mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2019 lalu, dimana pada tahun lalu sebanyak 635 titik.

Sedangkan jumlah hewan kurban juga mengalami penurunan sekitar 16 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pihaknya mencatat tahun ini hewan kurban di 12 Kecamatan Kota Batam sebanyak 3.395 hewan kurban terdiri dari 1.069 ekor sapi dan 2.296 ekor kambing.

“Kalau dibandingkan tahun lalu memang mengalami penurunan. Tapi mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi dan Covid-19 bisa cepat berlalu,” kata Zulkarnain. (mc/wan)

BAGIKAN