32 Buaya Kembali ke Penangkaran, Kepala BP Batam Apresiasi Tim Terpadu

penangkaran buaya pulau bulan
Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam Muhammad Rudi dalam rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Batam, dan PT Perkasa Jagat Karunia (PJK), Jumat 17 Januari 2025. Foto: BP Batam

BATAM (gokepri) — Sejak lepas dari penangkaran Pulau Bulan pada 13 Januari 2025, sebanyak 32 buaya berhasil ditangkap kembali. Tim gabungan bekerja cepat mengamankan puluhan reptil tersebut dan mengembalikannya ke habitat asalnya.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang juga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memberikan apresiasi atas gerak cepat Tim Terpadu Penangkapan Buaya Pulau Bulan. Tim ini bekerja di bawah komando Danlantamal IV dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam.

Tim tersebut melaporkan bahwa 32 buaya yang lepas dari penangkaran telah berhasil ditangkap.

“Alhamdulillah, operasi gabungan dari Tim Terpadu dan masyarakat masih terus berlangsung. Jumlah buaya yang lepas dan berhasil ditangkap pun terus bertambah,” kata Rudi pada Selasa 22 Januari 2025.

Rudi menjelaskan, 31 buaya di antaranya berukuran besar dan satu ekor berukuran kecil. Seluruh buaya tersebut telah dievakuasi kembali ke habitat asalnya di Pulau Bulan.

“Saya mengimbau masyarakat Batam untuk tetap tenang. Tim akan terus bekerja dengan maksimal,” imbuhnya.

Ia juga meminta PT Perkasa Jagat Karunia (PJK) untuk segera memperbaiki fasilitas penangkaran dan mengevaluasi peristiwa ini.

Menurut Rudi, kekhawatiran masyarakat dapat berdampak besar pada sektor pariwisata dan investasi di Batam.

“Yang terpenting, evaluasi harus dilakukan agar sektor pariwisata tidak terganggu,” ujarnya.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Seksi Konservasi Wilayah II Batam dan instansi terkait mencatat, total 32 buaya telah diamankan sejak lepas dari penangkaran PT PJK di Pulau Bulan pada 13 Januari 2025.

Kepala BBKSDA Riau, Tommy Steven Sinambela, menyatakan pihaknya bersama instansi terkait terus melakukan operasi penangkapan untuk mengamankan buaya-buaya yang berkeliaran.

“Hingga kini, 32 ekor buaya telah berhasil diamankan. Kami melakukan penangkapan dengan sangat hati-hati agar tidak membahayakan warga maupun satwa itu sendiri,” kata Tommy pada Selasa (21/1/2025).

Sementara itu, keresahan warga Batam, terutama para nelayan, semakin meningkat. Mereka khawatir saat beraktivitas di laut.

Kepala Dinas Perikanan Batam, Yudi Admajianto, mengimbau para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melaut seorang diri.

“Banyak laporan dari masyarakat yang khawatir saat memasang bubu karena ada buaya lepas. Oleh karena itu, kami mengimbau agar nelayan tidak beraktivitas sendirian dan selalu saling mengawasi,” kata Yudi.

Baca Juga:
Bikin Resah, Rudi Minta Penangkaran Buaya Pulau Bulan Dievaluasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait