230 Warga Binaan di Lapas dan Rutan Jalani Vaksinasi

Badan Intelijen Indonesia Daerah (BINDA) Provinsi Kepri menggelar vaksinasi di Lapas Kelas II A Batam.
Badan Intelijen Indonesia Daerah (BINDA) Provinsi Kepri menggelar vaksinasi di Lapas Kelas II A Batam.

Tanjungpinang (gokepri.com) – Sebanyak 230 warga binaan di empat lokasi di menjalani vaksinasi yang digelar Badan Intelijen Indonesia Daerah (BINDA) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin 6 Desember 2021. Keempat lokasi itu adalah Lapas Kelas II A Batam, Lapas Kelas II A Tanjungpinang, Lapas Narkotika Tanjungpinang, dan Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Pelaksana Harian Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Ali Imran Asyari mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tersebut. Karena sangat membantu warga binaan untuk ikut dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Terima kasih kepada BINDA Kepri atas pelaksanaan vaksinasi kepada warga yang termajinalkan di Rutan Kelas I Tanjungpinang. Semoga ke depannya, koordinasi antara BINDA Kepri dan Rutan tetap terjaga dan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Apresiasi yang sama juga disampaikan Kepala Lapas Kelas II A Batam, Dannie Firmansyah. Ia berharap dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tersebut dapat menghindarkan warga binaan maupun pegawai Lapas dari Covid-19.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dari BINDA Kepri karena berkenan memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Lapas. Harapan kami seluruh warga binaan, pegawai, maupun masyarakat sekitar bisa terhindar dari virus,” katanya.

Salah satu warga binaan Rutan Kelas I Tanjungpinang, Irfanda Saputra juga mengungkapkan rasa terima kasihnya karena akhirnya mendapatkan vaksinasi.

“Terima kasih telah diberikan kemudahan untuk mendapatkan vaksin, meski saat ini sedang menjalani tahanan,” katanya.

Kepala Bagian Operasional BINDA Kepri, Kolonel Chb. Komara Manurung mengatakan, vaksinasi massal yang diselenggarakan BINDA Kepri tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan dalam beberapa bulan terakhir. Program vaksinasi tidak hanya menyasar kalangan remaja dan orangtua yang tinggal di Tanjungpinang dan Batam, namun juga warga binaan.

“Kegiatan penyuntikan vaksin diberikan kepada warga binaan yang belum mendapat vaksin dengan target sasaran sebanyak 230 orang,” katanya.

Menurut Kolonel Komara, petugas kesehatan dan tim BINDA Kepri tidak hanya menunggu warga di posko yang mendaftar untuk divaksin. Melainkan juga jemput bola ke rumah-rumah warga.

“Vaksinasi untuk warga binaan sebagai bentuk kepedulian BIN terhadap warga yang sulit mendapatkan akses, seperti masyarakat pada umumnya,” katanya.

Koloner Komara menegaskan bahwa tidak ada perbedaan dalam penyelenggaraan vaksinasi ini. Semua diberikan kemudahan untuk mendapatkan vaksin Covid-19, termasuk bagi warga binaan di Lapas dan Rutan.

“Karena virus ini bisa menjangkiti siapa saja, dimana saja. Jadi sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melakukan vaksinasi Covid-19 kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.

Komara menambahkan, selama Desember 2021 BINDA Kepri terus menggelar vaksinasi secara masif dalam rangka mengejar target capaian vaksinasi di wilayah perbatasan Kepri agar bisa tercapai 100 persen pada akhir tahun. Hingga saat ini, BINDA Kepri telah mendistribusikan sebanyak 37.167 dosis vaksin.

“Kami berkolaborasi dengan jajaran terkait mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, terutama sebagai upaya untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 menjelang Natal dan Tahun Baru 2022,” ucapnya. (zak)

BAGIKAN