188 Paket Sembako Pemprov Kepri Bantu Korban Puting Beliung di Karimun

Bupati Karimun Aunur Rafiq usai penyaluran paket sembako dari Pemprov Kepri di kantor Lurah Baran Barat, Sabtu, 18 Mei 2024 sore. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Pemerintah Provinsi Kepri menyalurkan 188 paket sembako kepada warga Karimun yang terdampak bencana alam puting beliung, Sabtu 18 Mei 2024.

Bantuan paket sembako Pemprov Kepri tersebut secara simbolis diserahkan Bupati Karimun Aunur Rafiq kepada Lurah Baran Barat, Widia Agustina.

Penyerahan paket sembako tersebut disaksikan Kepala BPBD Kepri, Muhammad Hasbi, Camat Meral Raja Novi Yohandri, tokoh masyarakat dan sejumlah warga yang terdampak bencana puting beliung.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, 188 paket sembako yang disalurkan Pemprov Kepri tersebut nantinya akan didistribusikan kepada warga Kelurahan Baran Barat sebanyak 30 paket, Baran Timur 132 paket dan Sei Lakam Barat 26 paket.

“Satu paket sembako akan disalurkan untuk satu kepala keluarga (KK),” ujar Aunur Rafiq.

Bupati Karimun Aunur Rafiq secara simbolis menyalurkan bantuan paket sembako Pemprov Kepri kepada Lurah Baran Barat, Widia Agustina untuk korban puting beliung. (Ilfitra/gokepri.com)

Dikatakan, paket sembako yang disalurkan itu terdiri beras, minyak, gula dan kebutuhan pangan lainnya.

“Kita tetap mengajak komponen masyarakat maupun OKP dan ormas agar bisa terus menggalang dana untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana alam puting beliung ini,” ungkapnya.

Sementara, Lurah Baran Barat, Widia Agustina mengucapkan terima kasih atas bantuan yang disalurkan pemerintah daerah kepada warganya yang terdampak bencana alam puting beliung.

“Saya mewakili warga yang terdampak bencana alam puting beliung menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Gubernur, Pak Bupati, Dinas Sosial, BPBD Kepri serta BPBD dan Damkar Karimun maupun Pak Camat Meral yang telah berempati kepada warga,” ujar Widia.

Kata Widia, warga benar-benar membutuhkan bantuan berupa pangan maupun papan untuk rehabilitasi rumah mereka pasca terjadinya bencana alam angin puting beliung pada Selasa, 14 Mei 2024 lalu.

Penulis: Ilfitra

BAGIKAN