BATAM (gokepri.com) – Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 di Kota Batam untuk tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) tengah berlangsung di dua lokasi. Tercatat sebanyak 1.217 peserta tidak hadir.
UPT BKN Batam belum mengetahui secara pasti alasan ketidakhadiran peserta tersebut. Namun diduga para peserta tak hadir karena merasa lokasi terlalu jauh atau memiliki pekerjaan lain yang mendesak.
“Untuk lokasi pertama di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Batam, tercatat diikuti oleh 2.475 peserta dari total 2.743 peserta yang terjadwal, sementara 268 peserta lainnya tidak hadir,” kata Kepala UPT BKN Batam, Imamuddin, Rabu, 30 Oktober 2024.
Baca Juga: Cegah Joki, Ujian CPNS Kedinasan di Batam Pakai Sistem Keamanan Berlapis
Di lokasi tes lain di Hotel Golden View Batam, tercatat 11.591 peserta yang terdaftar, dengan 10.642 peserta hadir dan 949 orang tidak hadir.
Dari jumlah total peserta yang mengikuti ujian CPNS di dua lokasi tersebut, tidak seluruhnya mengambil formasi CPNS di Pemerintah Kota Batam, ada juga di antaranya yang ujian CPNS untuk formasi di kementerian maupun lembaga lainnya. BKN memberikan keleluasaan kepada peserta ujian CPNS untuk memilih lokasi ujian yang paling dekat dengan tempat domisilinya.
Peserta yang tidak hadir langsung dinyatakan gugur. Panitia juga memastikan transparansi seleksi CPNS, hasil nilai ujian peserta langsung ditampilkan di layar komputer masing-masing setelah ujian selesai.
“Selain itu, pergerakan nilai peserta juga dapat disaksikan secara live streaming di kanal YouTube UPT BKN Batam, sehingga masyarakat dapat melihat langsung proses seleksi ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, memberikan pengarahan langsung kepada para peserta CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Ia menyampaikan pesan agar peserta mengerjakan soal dengan tenang dan fokus.
“Saya ucapkan selamat mengikuti ujian kepada para peserta. Tidak usah terburu-buru, isi soal dengan tenang dan fokus agar bisa menjawab dengan baik dan mendapatkan hasil maksimal. Jangan lupa berdoa,” ujar Jefridin.
Ia menegaskan bahwa seleksi CPNS ini berjalan dengan sangat transparan. Menurutnya, sistem CAT yang diterapkan menjamin tidak ada celah bagi peserta maupun panitia untuk berbuat curang.
“Peserta dapat langsung melihat poin yang didapatkan setelah keluar dari ruang ujian. Kalau memang rezeki, pasti lulus. Jangan bermain-main atau berbuat curang, apalagi mempercayai calo,” kata dia.
Lebih lanjut, Jefridin menekankan bahwa Pemerintah Kota Batam mencari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas dan mampu mendukung kinerja pemerintahan.
“Kami mencari pegawai yang benar dan berkinerja baik. Jadi, luruskan niat sebelum mengikuti ujian,” ujarnya.
Jefridin berharap seleksi ini dapat menghasilkan ASN terbaik dan berkualitas yang akan berperan dalam pembangunan Kota Batam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









