Yudha Marbun, Disabilitas yang Ingin Antarkan Lukisannya ke Wali Kota

Yudha Marbun, penyandang disabilitas menunjukkan karya lukisnya.
Yudha Marbun, penyandang disabilitas menunjukkan karya lukisnya.

Batam (gokepri.com) – Talenta luar biasa tidak harus dihasilkan dari fisik atau fungsi tubuh yang normal. Seorang penyandang disabilitas pun bisa menghasilkan karya luar biasa dari lukisan-lukisan indahnya.

Yudha Marbun, disabilitas tuli dan tuna rungu, contohnya, mensyukuri kehidupan yang telah diberikan Sang Pencipta dengan mengekspresikan imajinasi dan perasaannya yang mungkin susah ia ungkapkan lewat komunikasi verbal biasa.

Yudha adalah pria berkebutuhan khusus yang tinggal menumpang di rumah temannya di Tiban Mas sejak Agustus 2021.

Saat ditemui awak media pada Kamis, 11 November 2021, memperlihatkan karya-karya lukisnya. Di antara karyanya adalah lukisan Wali Kota Batam, Wakil Gubernur Kepri, dan Ketua DPRD Batam.

Sejak kecil Yudha memang sudah memiliki banyak prestasi dari karya lukisnya. Ia pernah menjuarai lomba lukis internasional umum di Jakarta pada tahun 1991.

Yudha menceritakan belajar melukis menggunakan alat seadanya, seperti pensil hingga melukis di tanah kosong. Karena hobi dan bakat serta semangat untuk terus belajar, ia akhirnya menjadi pelukis andal seperti saat ini.

Pria 47 tahun tersebut mengaku sudah pernah melukis puluhan kepala daerah, seperti gubernur, wali kota, bupati dan beberapa pejabat tinggi di daerah asalnya Sumatera Utara.

Melalui isyarat tangan, ia mengaku saat ini tidak memiliki pekerjaan lain selain melukis dan hanya mengandalkan imbalan seadanya dari orang lain secara sukarela.

Kepada awak media ia menyampaikan dua lukisan yang membuatnya paling berkesan. Yakni lukisan wajah Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto atau sering disapa Cak Nur dan lukisan wajah Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang bergandengan dengan Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina.

Pria kelahiran 14 September 1974 tersebut sudah menyiapkan kedua foto tersebut dan berencana mengantarkan langsung kepada Wali Kota dan Ketua DPRD Batam.

“Saya baru tiga bulan berada di Batam. Saya tidak menetap di sini, rencana akan ke Pekanbaru lagi dalam waktu dekat,” ujarnya saat melakukan komunikasi via tulisan di sebuah kertas.

Pengakuannya Yudha, ia sempat menikah dan berumah tangga. Namun karena faktor ekonomi, rumah tangganya tak bertahan lama setelah sang istri meninggalkannya.

“Saya punya anak 1 orang laki-laki yang saat ini bekerja di sebuah bengkel motor di Jakarta,” ujarnya.

Meski berjauhan, Yudha mengaku sering berkomunikasi dengan anaknya via video call WhatsApp dan bahasa isyarat. Sedangkan dengan sang istri sudah tak pernah lagi berkomunikasi. (eri)

Baca juga: Puluhan Lukisan Dipamerkan di Kepri Mall

Pos terkait