Batam (Gokepri.com) – Xiaomi tidak hanya akan membuat ponsel pintar. Perusahaan asal China ini mulai merambah bisnis mobil lewat proyek SUV di bawah bendera Mi Car.
Proyek mobil pintar yang pertama ini masih dalam tahap pengembangan dan berkolaborasi dengan korporasi lain antara lain Hicar dan BAIC.
Menurut laporan media China iFengNews dikutip Economic Times pada Senin (22/2), CEO Xiaomi Lei Jun memimpin pengembangan mobil listrik. Lei pada 2013 pernah bertemu dengan Elon Musk, CEO Tesla dan memulai ide produksi mobil listrik.
Xiaomi bakal menjadi pasar utama Mi Car. Berdasarkan data, pangsa pasar mobil listrik di negara ini belum begitu besar karena hanya 1,75 persen dari pengguna mobil sehingga masih peluang besar.
Laporan Business Insider, Xiaomi sejak lama berinvestasi di lini bisnis mobil listrik karena dalam beberapa tahun terakhir sudah mendaftarkan hak paten yang berkaitan dengan bantuan pengemudi atau assisted driving mulai 2015.
Kendati demikian, hingga saat ini Xiaomi belum memberikan pengumuman resmi terkait rencana tersebut, dan belum ada proyeksi rencana maupun dengan siapa Xiaomi akan bermitra.
Jika menengok ke belakang, CEO Xiaomi Lei Jun pernah dua kali bertemu bos besar Tesla, Elon Musk. Hal tersebut kemudian menjadi landasan bahwa Xiaomi mungkin saja menaruh minat pada industri otomotif, khususnya mobil pintar, sebagai opsi pengembangan pasar di masa depan apabila bisnis ponsel mengalami stagnasi.
Sejumlah perusahaan teknologi, termasuk Google dan Apple, mulai mengembangkan platform mobil listrik pintar sebagai solusi mobilitas di masa depan.
(Can)
|Baca Juga: 2023, Pabrik Baterai Mobil Listrik Beroperasi di Indonesia









