Warga Doyan Gowes, Pemko Batam Bangun Jalur Khusus Sepeda

jalur khusus sepeda
Pesepeda melintasi jalan raya di Kota Batam baru-baru ini. (foto: Facebook)

Batam (gokepri.com) – Hikmah di balik wabah. Dikepung pandemi, jumlah pesepeda malah meningkat di kota-kota besar. Batam juga mengalami fenomena serupa. Perlu jalur khusus agar bersahabat bagi pesepeda.

Dibandingkan dengan kota besar di Amerika atau Eropa, tidak semua kota besar di Indonesia ramah buat pengguna sepeda. Tidak ada jalur khusus sepeda yang terealisasi.

Batam sedikit bersahabat karena jalannya lebar meski belum ada jalur khusus. Hanya saja jalur yang bisa dilalui pesepeda di jalan utama mudah diserobot sepeda motor atau angkutan carry. Padahal pemakaian sepeda bisa mengurangi emisi CO2.

HBRL

Pemko Batam menyadari fenomena pesepeda ini. Walikota Batam Muhammad Rudi pun ingin ada jalur khusus untuk sepeda untuk mengakomodir kebutuhan warga kota yang tengah gandrung olahraga bersepeda keliling kota.

“Targetnya enam bulan ke depan sudah selesai. Dan jalan ini akan jadi contoh saat pembangunan jalan lain karena punya jalur sepeda nantinya,” kata Walikota Batam Muhammad Rudi usai meninjau lokasi rencana pembangunan jalan, Senin (7/12/2020).

Rencananya, jalur sepeda itu akan dibangun di sepanjang jalan dari Bundaran Madani hingga Jembatan Bengkong Sadai.

“Untuk jalur sepeda, kita bangun sepanjang jalan dengan lebar dua meter,” kata dia.

Bersama dengan jalur sepeda, pemerintah juga akan membangun jalan kendaraan bermotor sebanyak lima lajur, trotoar untuk pejalan kaki dan drainase.

Pada jalan utama itu, juga disiapkan ruang terbuka hijau selebar 1,5 meter, pedestrian dua meter di masing-masing jalur, serta median jalan tiga meter.

Ia berharap penataan jalan tersebut dapat menggesa rencana pembangunan yang lain dan menambah kenyamanan masyarakat saat berkendara.

“Yang terpenting estetika Kota Batam makin memesona. Dan bisa menunjang Batam sebagai kota pariwisata,” kata Rudi.

Pengerjaan jalan dilakukan PT Multi Sindo Internasional selama 180 hari kalender.

Pembangunan jalan menggunakan APBN 2020 sebesar Rp23.590.632.000.

Selain jalan di Bundaran Madani, Pemkot juga menggesa pembangunan Jalan Yos Sudarso, Batuampar, yang rencananya juga dibuat lima lajur di setiap lajurnya.

Pembangunan jalan di kawasan tersebut, kata dia, demi memperlancar akses keluar masuk kendaraan menuju dan dari Pelabuhan Batuampar.

“Untuk saat ini kita tambah satu lajur dulu, tapi sudah sekalian disiapkan untuk dibangun lima lajur,” kata dia.

(can)

|Baca Juga:

 

Pos terkait