BATAM (gokepri.com) – Ribuan masyarakat Tionghoa memadati Maha Vihara Duta Maitreya Monastery, Rabu (29/1/2025), untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili.
Vihara yang berlokasi di Bukit Beruntung, Sungai Panas, Batam Kota, Kepulauan Riau ini dibuka sejak pagi hingga sore hari. Pantauan di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB, umat datang silih berganti bersama keluarga dan kolega untuk bersembahyang.
Pimpinan Yayasan Maha Vihara Duta Maitreya Kota Batam, Pandita Liyas Masri, menyebut sekitar 25 ribu hingga 30 ribu umat Tionghoa beribadah secara bergantian.
Baca Juga: Imlek Khas Batam Perlu Ditonjolkan untuk Tarik Wisatawan
“Hari pertama Imlek biasanya seluruh masyarakat Tionghoa di Batam berkumpul di sini untuk mengikuti dua acara,” ujarnya.
Acara pertama adalah penghormatan kepada dewa dan para Buddha sebagai ungkapan syukur atas perjalanan hidup selama setahun terakhir, baik yang lancar maupun penuh tantangan.
“Di tahun baru ini, kita berdoa semoga selalu dituntun Tuhan Yang Maha Esa melangkah ke masa depan yang lebih baik,” tambah Liyas.
30 Ribu Porsi Makanan Vegetarian
Selain beribadah, warga Tionghoa juga memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi dan menjalani tradisi vegetarian pada hari pertama Imlek.
“Bervegetarian di hari pertama menjadi simbol mengawali sesuatu yang baru dengan makanan yang baik,” jelas Pandita Liyas.
Menurutnya, pola makan vegetarian adalah bentuk cinta kehidupan dengan menghindari makanan berbahan non-nabati.
“Semoga hidup kita akan dicintai oleh alam dan semua orang. Hidup kita dilancarkan,” harapnya.
Sebagai bagian dari perayaan, vihara menyediakan 30 ribu porsi makanan vegetarian yang terbuka untuk umum.
“Lebih kurang ada 300 panitia yang membantu. Kami menyediakan 30 ribu porsi makanan vegetarian. Kita mengimbau masyarakat yang ikut vegetarian ini bisa menghargai makanan sesuai porsinya. Acara dibuka dari jam 7 pagi sampai jam 6 sore,” ujar Liyas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








