Batam (Gokepri.com) – PT Bio Farma (Persero) memesan 20,2 juta dosis vaksin Covid-19 dari Moderna Inc dan Sinopharm China untuk program vaksinasi mandiri bagi korporasi swasta.
Pemesanan vaksin tersebut diperkirakan tiba di Indonesia pada kuartal kedua tahun 2021. Pemerintah menyetujui skema program vaksinasi untuk swasta yang menjadi satu-satunya negara di dunia yang membolehkan swasta membeli vaksin dari pemerintah. Vaksinasi mandiri untuk karyawan perusahaan itu dijalankan seiringan dengan program vaksinasi nasional.
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Honesti Basyir, dalam rapat bersama DPR RI, Senin (15/3/2021), menyatakan perseroan telah memesan 15 juta dosis dari China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan 5,2 juta dari Moderna.
“Vaksin Sinopharm bisa tiba pada akhir kuartal kedua, dan Moderna pada kuartal ketiga,” ujar dia seperti dikutip dari Reuters.com.
Pemerintah menargetkan dapat menginokulasi 181,5 juta orang dalam setahun dalam upaya mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity dalam program vaksinasi yang dimulai pada bulan Januari.
Indonesia tercatat mengalami epidemi virus korona terparah di Asia, dengan lebih dari 1,4 juta kasus dan lebih dari 38.000 kematian sejauh ini.
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) telah mendorong pemerintah untuk mengesahkan upaya inokulasi swasta lewat vaksinasi mandiri. “Lebih dari 11.500 perusahaan telah mendaftar untuk rencana tersebut, yang akan melihat sekitar 7,4 juta orang divaksinasi,” ungkap Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani, kemarin.
Program ini memungkinkan karyawan perusahaan yang berpartisipasi, ditambah anggota keluarganya, untuk menerima vaksinasi gratis di puskesmas yang dikelola swasta dengan suntikan yang didistribusikan oleh Bio Farma.
BPOM saat ini sedang meninjau vaksin Sinopharm untuk persetujuan penggunaan darurat. Badan tersebut belum menyebutkan status persetujuan vaksin Moderna.
Meski rencana tersebut diharapkan dapat mempercepat laju inokulasi di Indonesia, namun beberapa pakar kesehatan mewanti-wanti program mandiri akan menunjukkan ketidakadilan sektor kesehatan. (Can)
|Baca Juga: Batamindo dan McDermott Berencana Ikut Program Vaksinasi Mandiri









