Tujuh Utusan Batam Lulus Ahli Cagar Budaya

Utusan Pemko Batam dinyatakan kompeten atau lulus sebagai Ahli Cagar Budaya Pratama Kota Batam.
Utusan Pemko Batam dinyatakan kompeten atau lulus sebagai Ahli Cagar Budaya Pratama Kota Batam.

Batam (gokepri.com) – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengumumkan bahwa tujuh orang yang diutus dinyatakan kompeten atau lulus sebagai Ahli Cagar Budaya Pratama Kota Batam. Penyampaian kelulusan ini berdasarkan keputusan Asesmen Nomor: SS-PCBM.963/LSPKEB/V/2021 tanggal 5 Mei 2021 yang dikeluarkan Lembaga Sertifikasi Profesi P2 Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

“Kita sudah mendapat hasil asesmen, dari tujuh orang yang diutus oleh Pemko (Pemerintah) Batam dinyatakan semuanya lulus,” katanya, Selasa (18/5/2021).

Adapun ketujuh utusan tersebut adalah Sekretaris Disbudpar Batam Koestrinie, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Muhammad Zen, Juru Pelestarian Budaya Raja Zulkarnain, dan Kasi Sejarah, Cagar Budaya, dan Permuseuman Hendri Sudian. Kemudian Diversifikasi Usaha Penangkapan Dinas Perikanan Batam Hamdayani, Pengawas Bandara Hang Nadim Anasrudin, dan Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Batam Edi Sutrisno.

HBRL

Ardi menyampaikan dibentuknya TACB Kota Batam sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Khusus di Batam saat ini tercatat 25 cagar budaya, karena itu TACB sangat diperlukan untuk memberikan rekomendasi penetapan pemeringkatan dan penghapusan cagar budaya. Atas dasar itu, anggota TACB harus bersertifikasi dan mempunyai kemampuan dalam menilai dan memberikan rekomendasi kepada walikota, gubernur, bahkan sampai ke tingkat nasional dan internasional.

“Selaku Kepala Disbudpar Kota Batam saya mengapresiasi hasil Asesmen TACB, ini menjadi langkah terbaik kita untuk melestarikan cagar budaya yang ada di Batam,” ucapnya.

Tim yang dipilih punya keahlian mulai dari literasi, sejarawan, budayawan, pemuda yang cinta budaya, dan budaya Melayu. Ardi berharap TACB Kota Batam tetap solid dan menjalin hubungan dengan Badan Pelestrian Nilai Budaya (BPNB) Batusangkar.

“Saya sebagai kadis berharap besar, kalau tidak kita siapa lagi untuk membangkitkan Batam,” pungkasnya. (eri)

Pos terkait