Tekanan Darah Tinggi, Vaksinasi Rudi Ditunda

rudi vaksinasi
Wali Kota Batam Muhamamad Rudi saat pencanangan vaksinasi Covid-19 di Engku Putri, Jumat, 15 Januari 2021. (foto: gokepri/ard)

Batam (gokepri.com) – Wali Kota Batam Muhammad Rudi batal divaksinasi pertama saat pencanangan vaksinasi Covid-19 di Batam, Jumat (15/1/2021). Berdasarkan Hasil pemeriksaan tekanan darahnya didapat di atas 140/90 mmHg.

Sehingga sesuai ketentuan orang nomor satu di Kota Batam tersebut belum bisa divaksin Covid-19. Menunggu sampai hasil tekanan darahnya kurang dari 140/90 mmHg atau dalam keadaan normal.

Pemeriksaan pertama, tekanan darah Rudi didapat 160/90 mmHg. Kemudian pemeriksaan ke dua 145/90 mmHg dan pemeriksaan ke tiga 140/90 40/90. Kemudian pada pemeriksaan keempat tekanan darahnya 151/83 mmHg dan kelima 155/86 mmHg.

HBRL

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan sesuai ketentuan yang bisa divaksin tekanan darahnya harus kurang dari 140/90 mmHg. Sehingga jika di atas itu harus istirahat sebentar sampai tekanan darahnya turun.

“Jadi Pak Wali harus istirahat sebentar, setelah itu nanti kita cek kalau sudah di bawah 140 nanti baru bisa divaksin,” kata Didi di Dataran Engku Putri, Jumat (15/1/2021).

Seperti halnya Sekda Kota Batam, Jefridin pemeriksaan pertama tekanan darahnya 140/90 mmHg. Namun setelah istirahat sekitar 30 menit tekanan darahnya sudah normal sehingga bisa langsung diberikan vaksin.

Sampai pukul 10.57 pencanangan vaksin Covid-19 masih berlangsung. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menjadi orang pertama yang divaksin. Kemudian disusul Forkompinda dan tokoh agama di Kota Batam.

(ARD)

|Baca Juga:

Pos terkait