BATAM (gokepri) – Tarif baru pelayanan pembuatan paspor di Batam mulai berlaku pada 17 Desember 2024. Menjelang adanya tarif baru yang bertepatan dengan menjelang libur Nataru, Kantor Imigrasi Batam mencatat adanya peningkatan jumlah pemohon.
Kepala Seksi Dokumen dan Perjalanan Imigrasi Batam, Iqbal, menyebut bahwa antusiasme masyarakat meningkat, terutama pada layanan percepatan dan prioritas.
Iqbal menjelaskan bahwa kuota layanan paspor melalui aplikasi M-Paspor diatur sebanyak 200 pemohon per hari.
Baca Juga: Imigrasi Batam Hentikan Pelayanan Paspor Biasa, Beralih ke E-Paspor
“Untuk M-Paspor sendiri, kuotanya sudah tetap, yaitu 200 per hari. Namun, yang ramai adalah layanan percepatan satu hari jadi dan layanan prioritas,” ujar Iqbal di kantor Imigrasi Batam, Senin 16 Desember 2024.
Layanan prioritas ini melayani anak di bawah usia 5 tahun, ibu hamil, lansia di atas 60 tahun, serta penyandang disabilitas.
Pemohon kategori ini dapat langsung datang ke Kantor Imigrasi Batam Center atau Unit Layanan Paspor (ULP) Harbor Bay tanpa perlu mendaftar melalui M-Paspor.
Selain itu, layanan percepatan satu hari jadi juga banyak diminati masyarakat. Hal ini didorong oleh tingginya kebutuhan paspor untuk liburan akhir tahun ke luar negeri.
“Layanan percepatan memang selalu penuh, terutama menjelang akhir tahun,” tambahnya.
Ia menjelaskan berdasarkan arahan dari Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian tarif paspor baru ini, untuk paspor elektronik dengan masa berlaku 5 tahun ditetapkan sebesar Rp650.000.
Sementara paspor dengan masa berlaku 10 tahun seharga Rp950.000. Untuk anak di bawah 17 tahun, paspor hanya tersedia dengan masa berlaku 5 tahun dengan tarif Rp650.000.
“Besok malam akan ada pembaruan sistem untuk menyesuaikan tarif baru. Kuota permohonan untuk periode Januari-Maret 2025 akan dibuka mulai Rabu, 18 Desember 2024,” jelas Iqbal.
Iqbal menyebutkan peningkatan permohonan paspor tahun ini diperkirakan naik 20-30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu, dengan tarif normal, permohonan mencapai 70 persen. Tahun ini, angka tersebut diperkirakan naik hingga 90 persen,” ujarnya.
Untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi terkini, pihak Imigrasi Batam juga menyampaikan pengumuman terkait pembukaan kuota melalui media sosial resmi.
“Kami akan terus memberikan informasi, termasuk jadwal pembukaan kuota dan kapasitas harian, melalui media sosial,” tutur Iqbal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









