Contoh Sukses
Nanang menambahkan Indonesia bisa bercermin dari success story di Mesir dan Kolombia dalam memperbaiki investasi hulu migas dan meningkatkan cadangan serta produksi dalam waktu singkat.
Ia mengatakan Mesir menggandeng lembaga geosains dunia, sehingga data yang ditawarkan diminati banyak investor.
Hasil dari proses tersebut adalah penemuan giant field mencapai 40 triliun kaki kubik (TCF) gas dan telah mulai produksi.
“Mereka cepat melakukan reformasi dan survei 3D dengan masif lalu penemuan dan produksi. Proses efisien dan efektif ini yang ditunggu, investor butuh kecepatan,” ujar Nanang.
Selain itu, lanjutnya, Mesir dan Kolombia juga menghargai kesucian kontrak hingga berakhir masanya.
Oleh karena itu, SKK Migas mengajak seluruh pihak berperan aktif dalam usaha meningkatkan produksi migas nasional dengan melakukan perubahan paradigma demi industri hulu migas Indonesia yang semakin bermanfaat bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
“Kebangkitan industri hulu migas ini akan kembali menggeliat dan mencetak sejarah baru karena semua pihak ikut berpartisipasi mewujudkan visi bersama, yakni target 1 juta BOPD dan 12 BSCFD pada 2030,” ujar Nanang.
(Can/ant)
|Baca Juga: SKK Migas-KKKS Bersama PWI Kepri Gelar Webinar Bertajuk SEO dan Migas







