BATAM (Gokepri.com) – Tak lupa akan sejarah, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi bersama Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad serta Forkompinda Kota Batam ziarah Ke makam Zuriat Nong Isa atau Raja Isa.
“Tokoh yang kita angkat dalam menentukan Hari Jadi atau Ulang Tahun Batam, Nong isa telah menorehkan sejarah dan kita patri sebagai hari jadi Batam, ” kata Rudi, Kamis 15 Desember 2022.
Kota Batam akan genap berusia 193 tahun pada 18 Desember 2022. Untuk memperingatinya, kali ini tema yang diusung adalah Batam Kota Baru, dalam artian semangat baru dalam sinergitas.
Baru juga dapat dimaknai menjadikan Batam kota baru yang sanggam, molek dan bedelau dalam mewujudkan visinya sebagai bandar dunia madani yang modern dan sejahtera, seperti yang dicita-citakan salah satu pendahulu, BJ Habibie.
Rudi juga menjelaskan tema Batam Kota Baru merupakan sinergi potensi Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Dengan semangat Batam Kota Baru, Rudi mengajak untuk mewujudkan Batam sebagai bandar atau kota terpenting di indonesia, bahkan di dunia.
Dalam konteks pembangunan di segala bidang, pemerintah dan masyarakat, khususnya pemerintah kota dan BP Batam, menjadikan Batam Kota Baru itu sebagai obsesi dan cita-cita kolektif serta kebanggaan bersama.
Sampai saat ini, seperti yang sudah terlihat, pemerintah kota dan BP Batam telah memulai sinergitas Batam Kota Baru dengan membangun berbagai infrastruktur penting yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
“Pelebaran jalan dan bundaran, pembangunan fly over (laluan madani), rumah ibadah, fasilitas umum dan sebagainya,” kata Rudi.
Pembangunan yang dimulai dari infrastruktur bertujuan agar batam semakin maju. Semakin terdepan di tanah air.
Selain itu juga agar batam dapat mengimbangi negara tetangga (Malaysia dan Singapura). Agar Batam menarik menjadi Kota Pariwista dan juga bagi warganya.
Selaras dengan semangat dan cita- cita bersama serta tetap dalam sinergitas yang kompak dan kolektif, pemerintah kota dan BP Batam akan meneruskan pembangunan dengan mewujudkan rencana pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) kesehatan di Sekupang.
Selain itu juga melanjutkan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar dan Bandara Hang Nadim dalam rangka menunjang sektor logistik.
Termasuk pengembangan akses jalan untuk menopang mobilisasi barang maupun orang ke Bandara Hang Nadim dan Nongsa.
“Semuanya dilakukan berorientasi pada visi Batam sebagai bandar dunia madani yang modern dan sejahtera,” kata Rudi.
Pembangunan berkelas dunia yang selaras dengan perkembangan zaman, dan semuanya bermuara pada kesejahteraaan masyarakat.
“Kita generasi hari ini, mari bersama menorehkan sejarah untuk dikenang generasi di masa yang akan datang. Karya gemilang kita hari ini adalah warisan yang akan dikenang sebagai sejarah. Begitulah peradaban dibangun,” katanya.
Baca Juga: Hari Jadi Batam ke-192 : Rudi bersama FKPD Berziarah Makam Nong Isa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









