BATAM (gokepri) – Stok ikan untuk kebutuhan Kota Batam selama puasa tahun ini aman. Hasil pantauan Pemko Batam dan Satgas Pangan.
Dinas Perikanan Kota Batam menyatakan pasokan ikan di daerah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadhan 1444 Hijriah. Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Ridwan Afandi, mengatakan kebutuhan ikan di daerah setempat mencapai 18.000 ton per tahun. Beberapa jenis ikan yang dikonsumsi oleh masyarakat Kota Batam antara lain ikan benggol, ikan selar, ikan tongkol, dan ikan mata besar.
“Stok cukup. Harapan kami adalah agar ketersediaan ikan di Batam tetap terjamin dan tidak ada kenaikan harga, terutama menjelang Ramadhan,” ujar Ridwan. Berdasarkan hasil pemantauan di gudang ikan PT. Hasil Laut Sejati, Anggota Tim Satgas Pangan Kepri, Kombes Pol Nasriadi, mengatakan perusahaan juga mendatangkan ikan dari Pulau Jawa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Batam. Ia juga meminta kepada pihak perusahaan untuk mengutamakan pendistribusian ikan kepada masyarakat di Kota Batam.
Untuk memenuhi kebutuhan ikan di Batam, perusahaan ini mendatangkan ikan dari Jawa, kemudian disimpan dan dipasarkan di Batam. “Hasil pemantauan kami menunjukkan bahwa pemasaran ikan tersebut hanya dilakukan di sekitar Batam, Riau, Jakarta, dan Jawa. Oleh karena itu, kami berharap bahwa stok ikan yang tersedia harus diutamakan untuk masyarakat Batam terlebih dahulu. Setelah kebutuhan masyarakat Batam terpenuhi, baru boleh dikirim ke luar Batam,” kata dia.
Ikan yang didatangkan berasal dari Juwana Pati, Jawa Tengah. “Kiriman dari Jawa dikirim seminggu yang lalu karena stok ikan kembung sudah menipis, sekitar 13-14 ton. Ikan tersebut dikirim dari Juwana Pati, Jawa Tengah,” ujar Kombes Pol Nasriadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Rencana Impor Ikan untuk Siapa
Sumber: Antara







