JERMAN (gokepri) – Spanyol dan Prancis akan bertemu di semifinal Piala Eropa 2024, Rabu (9/7) dini hari. Dalam tiga pertemuan fase gugur sebelumnya di turnamen ini, pemenang laga tersebut selalu menjadi juara Piala Eropa.
Meski pernah berjumpa pertama kali pada 1922, pertemuan kompetitif perdana Spanyol vs Prancis baru terjadi 60 tahun kemudian. Setelah 19 laga persahabatan, kedua tim sama-sama mencapai final Piala Eropa 1984.
Baca: Prancis Singkirkan Portugal Lewat Drama Adu Penalti, Tantang Spanyol di Semifinal
Michel Platini tercatat mencetak delapan gol dalam empat laga Prancis menuju final, termasuk dua hattrick. Tendangan bebasnya memecah kebuntuan melawan Spanyol, berkat blunder kiper.
Selepas babak pertama tanpa gol, Prancis mendapat hadiah tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti 12 menit setelah turun minum. Platini yang maju mengambil tendangan itu melepaskan sepakan mendatar melewati pagar betis Spanyol. Namun, tembakannya terlihat tidak akan masuk gawang.
Luis Arconada, kiper sekaligus kapten Spanyol, yang berdiri di sisi gawang tersebut tampak bisa menangkap bola dengan nyaman. Namun, entah bagaimana, bola justru terlepas dari genggamannya saat ia mendarat dan hanya bisa melihat bola menggelinding pelan melewati garis gawang.
Yvon Le Roux dari Prancis menjadi pemain pertama yang diusir keluar lapangan di final Euro lima menit sebelum waktu normal habis. Harapan Spanyol untuk bangkit pupus ketika Bruno Bellone menggandakan keunggulan Prancis pada masa tambahan waktu.
Platini mengangkat trofi, yang menjadi gelar juara turnamen internasional pertama bagi Prancis. Rekor sembilan golnya dalam satu turnamen pun masih bertahan hingga saat ini.
Kedua tim kembali bertemu di fase gugur saat mereka saling bentrok di Bruges pada perempat final Euro 2000. Prancis yang datang sebagai juara Piala Dunia unggul terlebih dahulu lewat tendangan bebas Zinedine Zidane yang melengkung deras ke sudut atas gawang.
Spanyol sempat menyamakan kedudukan lewat penalti, tetapi Youri Djorkaeff membawa Prancis kembali unggul sebelum turun minum. Prancis, yang saat itu dikapteni oleh Didier Deschamps, sang pelatih mereka saat ini, kemudian menjuarai turnamen berkat gol emas David Trezeguet di final melawan Italia.
Baca: Dari Pemain Pengganti Jadi Pahlawan, Olmo Bawa Spanyol Singkirkan Jerman
Spanyol akhirnya meraih kemenangan kompetitif pertama mereka atas Prancis di Euro 2012. Kali ini, Spanyol datang sebagai juara dunia dan juga juara bertahan Euro 2008.
Xabi Alonso, yang kala itu sedang menjalani laga ke-100 bersama tim nasional, menjadi pembeda di Donetsk. Gelandang tersebut mencetak kedua gol kemenangan 2-0 Spanyol atas Prancis. Mereka kemudian mempertahankan gelar dengan gaya meyakinkan usai menang 4-0 atas Italia di final.
Setelah melalui sisi yang dianggap lebih berat di fase gugur Piala Eropa 2024, pemenang laga Spanyol vs Prancis di Munich diprediksi akan mengangkat trofi di Berlin pada Minggu (14/7) mendatang. Mereka akan menghadapi pemenang antara Inggris dan Belanda yang bermain pada Rabu (10/7). REUTERS
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







