Sinyal Kuat, Siaran Langsung Tuntas

Smartfren
Kegiatan Smartfren saat bulan Ramadan 2022. gokepri/Engesti

Jaringan internet anti-lambat dan kebebasan tanpa batasan kuota memberikan peluang bagi pelaku industri kreatif menggapai audiens tanpa mengenal waktu. Salah satunya memudahkan kerja jurnalis yang tak bisa lagi dilepaskan dari kehadiran internet.

Penulis: Engesti

Batam (gokepri.com) – Jarum menunjukkan pukul 19.00 pada Selasa 7 Juni 2022. Lima jurnalis sedang asyik menikmati secangkir kopi di bilangan Muka Kuning, Batam Kepulauan Riau, sembari bertukar informasi, berbagi pengalaman, saling memberikan dukungan demi bisa menyampaikan pemberitaan yang berkualitas.

“Apa WiFi-nya di sini bang,” tanya jurnalis TribunBatam.id, Beres Lombantobing.

Beres acap kali fakir kuota-kehabisan kuota-setiap kali menjalankan liputan. Beberapa waktu lalu saat liputan pemusnahan narkoba oleh Badan Narkotika Nasional Kepuluan Riau (BNN Kepri), dirinya juga begitu.

“Bagi dulu Hostopot-mu. Jelek kali jaringan di sini,” kata dia meminta jaringan internet ke salah satu rekan jurnalis, Alam.

Sebagai jurnalis yang juga dituntut harus siaran langsung atau live di Facebook, susah sinyal begitu selalu menjadi kendala.

Usai mendapatkan WiFi, kepala mereka pun tertunduk ke ponsel masing-masing. Tak berselang lama, pada hari itu juga telah terjadi kebakaran hebat di kawasan Panbil Industrial Estate Batam.

Api menjalar cepat dan menghangusakan PT PCI Elektronik Internasional, salah satu perusahaan terbesar di Kota Batam. Belum habis kopi di cangkir kami langsung bergegas menuju lokasi.

Api begitu besar membakar gudang dua lantai di perusahaan itu. Beres masih kesulitan untuk melakukan live update seperti biasanya. Ia terkendala jaringan. Jaringan di lokasi kebakaran tiba-tiba hilang.

Ia kehilangan beberapa momen penting seperti saat karyawan berhamburan keluar dan momen heroik pemadam yang sedang memadamkan api.

Hampir 15 menit ia masih berjibaku dengan ponselnya sampai akhirnya ia kembali meminta hotspot kepada rekan jurnalis lain.

“Bro pakai kartu apa, bagi hotspot aku mau live Cacebook sebentar,” katanya.

“Pake Smartfren bro, pakai saja,” jawab Hendra.

Ketika itu, Hendra bilang, ia mengganti kartu paket datanya ke Smartfren sejak akhir 2020. Dia mengaku tertarik Smartfren karena tawaran paket data yang banyak dan biayanya pun murah.

“Saya pakai Smartfren Unlimited yang harian. kan ada paket Rp50 ribu untuk 28 hari, itu sudah bisa 500 MB per hari,” kata dia.

Wartawan media online Batam itu menyebut menggunakan paket data Smartfren sangat nayaman sebab akses internet yang cepat dan tidak menbuat kantong sobek.

“Sinyalnya bagus dan paket datanya banyak. Kalau paket utamanya habis, kita tetap bisa buka semua media sosial,” katanya.

Sebagai pekerja lapangan harga paket data murah menjadi pilihan utama bagi Hendra. Apalagi jaringan Smartfren cepat dan lancar. Dengan begitu dapat mengurangi pengeluarannya tiap bulan.

Batam menjadi bagian penting perkembangan Smartfren. Jaringan 4G LTE Smartren dimulai dari Batam sebelum merambah kota lain. Dimulai sejak 2015, Smartfren memilih Batam sebagai kota pertama implementasi teknologi tersebut.

Dari laporan kecepatan download dan upload Open Signal pada 2021, Smartfren lebih unggul dalam hal ketersediaan (availability) jaringan 4G di Tanah Air dibanding operator seluler lain di Indonesia.

Open Signal mencatat, availability 4G Smartfren mencapai 97,9 persen. Artinya, di kebanyakan waktu, mayoritas pelanggan Smartfren sudah terhubung dengan sinyal 4G.

Menurut laporan Open Signal, semakin tinggi poin yang didapatkan oleh operator seluler dalam hal pengalaman cakupan 4G, makan semakin menunjukkan bahwa pelanggan dari operator seluler tersebut dapat menemukan sinyal 4G di lebih banyak lokasi di Indonesia.

Pos terkait