Seleksi Paskibraka Batam Dimulai, 205 Peserta Lolos Tahap Lanjut

Seleksi paskibraka batam 2026
Upacara pembukaan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (13/4/2026). Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin langsung kegiatan yang diikuti ratusan pelajar, dengan total 712 pendaftar dan 205 peserta lolos ke tahap lanjutan. Foto: Diskominfo Batam

Wali Kota Amsakar Achmad menekankan seleksi harus transparan dan bebas KKN. Ratusan pelajar masuk tahap wawancara dan uji wawasan kebangsaan.

BATAM (gokepri) – Sebanyak 712 pelajar mendaftar seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Batam tahun 2026. Setelah verifikasi berlapis, tersisa 205 peserta yang melaju ke tahap lanjutan.

Seleksi Paskibraka tingkat Kota Batam resmi dimulai pada Senin, 13 April 2026, di Dataran Engku Putri, Batam Centre. Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin upacara pembukaan yang diikuti ratusan pelajar dari berbagai sekolah.

HBRL

Baca Juga: 149 Pelajar Karimun Ikuti Seleksi Paskibraka Tingkat Kabupaten Hingga Nasional

Dalam amanatnya, Amsakar menegaskan posisi Paskibraka dalam upacara kenegaraan, terutama peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menyebut keikutsertaan dalam Paskibraka bukan sekadar capaian pribadi. “Menjadi Paskibraka adalah kebanggaan,” ujarnya.

Menurut dia, anggota Paskibraka mencerminkan generasi muda yang memiliki disiplin, semangat juang, dan pemahaman nilai Pancasila. Karena itu, proses seleksi harus menghasilkan peserta dengan karakter dan integritas yang kuat.

Proses seleksi tahun ini diikuti 712 pendaftar. Panitia menyaring peserta melalui beberapa tahapan. Sebanyak 560 peserta lolos verifikasi awal. Dari jumlah itu, 205 peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan kesehatan tahap awal.

Peserta yang lolos melanjutkan ke tahapan berikutnya. Tahapan ini mencakup wawancara wawasan kebangsaan serta pengujian yang melibatkan mitra dari instansi penegak hukum.

Amsakar mengingatkan proses seleksi berlangsung ketat dan kompetitif. Ia menekankan pentingnya standar penilaian yang objektif. “Seleksi harus transparan, objektif, dan netral,” katanya.

Ia juga menyoroti perlunya menjaga integritas panitia. Menurut dia, seluruh tahapan harus bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme agar hasil seleksi dapat dipertanggungjawabkan.

Upacara pembukaan berlangsung khidmat. Kegiatan ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh wali kota kepada perwakilan calon anggota Paskibraka. Prosesi ini menjadi simbol dimulainya seluruh rangkaian seleksi.

Pemerintah Kota Batam menargetkan seleksi ini menghasilkan anggota Paskibraka yang siap bertugas pada upacara 17 Agustus mendatang. Selain kesiapan fisik, peserta juga diharapkan memiliki pemahaman kebangsaan yang memadai.

Baca Juga: 252 Pelajar Batam Bersaing Jadi Paskibraka, Amsakar Dorong Semangat Nasionalisme

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait