Tanjungpinang (gokepri) – Rumah Gubernur Kepri Ansar Ahmad tiba-tiba didatangi oleh belasan pedagang Gurindam 12, Tanjungpinang Kepulauan Riau, Senin 30 Oktober 2023.
Kedatangan belasan pedagang itu ingin bertemu langsung dengan Gubernur Kepri, dan meminta izin berjualan di lokasi tersebut, menjelang proyek di kawasan Jalan Gurindam 12 belum dikerjakan.
“Ini aspirasi pedagang, agar Gubernur bisa lah ketemu dengan UMKM pedagang Teluk Keriting, kami minta izin pada beliau, kalau bisa diizinkan kami untuk berdagang sementara disitu menjelang proyek itu belum dikerjakan. Pak Gub tidak ada ditempat lagi diluar kota. Ini sifatnya silaturahmi aja,” kata Ketua Forum Masyarakat Teluk Keriting (Formatur), Trio.
Ia menjelaskan, berjualan di kawasan itu merupakan alternatif untuk mencari tambahan rupiah di tengah sulitnya mencari ikan.
“Biarkan lah kami berjualan di sana dulu. Kalau proyek sudah jalan pasti kami pindah,” kata dia.
Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP), Hendri Kurniadi menegaskan, relokasi tetap dilakukan sesuai dengan aturan pada tanggal 30 Oktober 2022, mereka tidak boleh lagi berjualan di Jalan Gurindam 12 tersebut.
“Hari ini harus kosong. Sebelumnya juga sudah kami imbau. Tentu kita persuasif, mereka adalah masyarakat kita yang harus kita lindungi juga,” jelasnya.
Hendri menyampaikan, petugas Satpol PP Provinsi Kepri dalam dua bulan ini telah melakukan tindakan persuasif.
Ia berharap para pelaku kegiatan di tempat yang dilarang sesuai surat Dinas PU, dengan sukarela pindah ke tempat yang telah ditentukan.
“Jika tidak, tentu akan menyulitkan diri mereka sendiri dan juga menyulitkan tim yang akan melakukan penertiban. Semoga bisa selesai dengan baik, dan tidak perlu saling menyulitkan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News
Penulis: Engesti









