BATAM (gokepri) – Kepala BP Batam Muhammad Rudi menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Batam dalam Rapat Kerja Polda Kepri pada Senin, 20 Februari 2023 di Graha Lancang Kuning Polda Kepri.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun dan dihadiri oleh para narasumber, yaitu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri, Sriwati; Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepri, Said Abdullah Dahlawi; dan Tim Pemeriksa Daerah Kepri, Ridarman Bay.
Muhammad Rudi menjelaskan Kota Batam telah menjadi salah satu daerah dengan pemulihan ekonomi terbaik di Indonesia pasca pandemi Covid-19. Ia dan jajarannya sepakat untuk meneruskan roda perekonomian tanpa memberlakukan kebijakan lockdown selama masa pandemi berlangsung. Hal ini kemudian dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam pada tahun 2021 yang meningkat drastis sebesar 4,75 persen, dan berhasil melampaui pertumbuhan Provinsi Kepri sebesar 3,43 persen serta pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,69 persen.
“Dari data sementara yang dihimpun, kami perkirakan pertumbuhan ekonomi Kota Batam Tahun 2022 akan terus menguat dengan proyeksi rata-rata dari 5,6 sampai dengan 6,8 persen. Artinya, Kota Batam menjadi tulang punggung perekonomian Provinsi Kepri dan nasional,” kata Muhammad Rudi. Dari data Kementerian Investasi/ Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) RI, nilai investasi Penanaman Modal Asing (PMA) Kota Batam Tahun 2022 telah meningkat secara y-o-y sebesar 48,5 persen atau senilai USD 746,85 juta dengan 1.738 proyek. Kota Batam juga dikatakan telah menyumbang 79,97 persen realisasi investasi PMA di Provinsi Kepri.

Muhammad Rudi menargetkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam tahun 2022 akan terus menguat dengan proyeksi rata-rata dari 5,6 sampai dengan 6,8 persen. Untuk itu, BP Batam tengah menyiapkan fasilitas pendukung berupa infrastruktur yang memadai. Sebagai Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bersama jajarannya memastikan komitmennya untuk memoles Kota Batam dengan peningkatan dan pengembangan infrastruktur strategis.
BP Batam akan membangun jalan menuju pelabuhan dan bandara, revitalisasi Terminal 1 dan pembangunan Terminal 2 Bandara Internasional Hang Nadim melalui Konsorsium PT. Bandara Internasional Batam (PT BIB), menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Internasional Sekupang (KIS), pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Waduk Duriangkang dan Waduk Tembesi, hingga rencana pembangunan Light Rapid Transit (LRT) Batam sebagai moda transportasi modern di tengah kota.
Selain pembangunan fisik, BP Batam juga melakukan sentralisasi sistem perizinan melalui Online Single Submission (OSS) untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan perizinan investasi di Kota Batam. Upaya-upaya ini gencar dilakukan BP Batam dan menjadi stimulan peningkatan perekonomian, agar manfaatnya dapat dirasakan bagi seluruh pihak, baik masyarakat, pelaku usaha, hingga pemerintah daerah dan pusat.
Hingga 2024, puluhan proyek pembangunan infrastruktur telah dipersiapkan untuk menyiapkan Batam sebagai Kota Baru yang semakin maju dan modern. “Saya yakin, jika ekonomi Kota Batam maju, maka wilayah di sekitarnya pasti juga menikmati hal yang sama,” pungkas Muhammad Rudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Permudah Perizinan Usaha, Kepala BP Batam Pangkas Perizinan Pelabuhan
Penulis: Engesti








