Respons Cepat BP Batam Tangani Kebakaran Gudang Limbah Kabil

Desa Air Cargo kebakaran
Kebakaran di Kawasan Pengelolaan Limbah Industri Bahan Berbahaya dan Beracun (KPLI B3) PT Desa Air Cargo, Kabil, Batam, Selasa (24/6). Foto: BP Batam

BATAM (gokepri) — Badan Pengusahaan (BP) Batam sigap menanggapi insiden kebakaran di Kawasan Pengolahan Limbah Industri (KPLI) Kabil. Kebakaran itu terjadi Selasa malam (23/6/2025), sekitar pukul 19.50 WIB.

Ariastuty Sirait, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, langsung meninjau lokasi. Ia memastikan penanganan optimal. Api membakar bangunan milik PT Desa Air Cargo Batam. Gedung itu menyimpan beragam material, antara lain limbah kain bekas, lumpur dari pengolahan air limbah, rockwool, sludge gliserin, dan sisa material proses blasting.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Itu yang paling penting,” ujar Ariastuty di lokasi.

Ia mengapresiasi seluruh tim yang bergerak cepat memadamkan api. Tim gabungan tersebut terdiri atas pemadam kebakaran BP Batam, Pemerintah Kota Batam, dan jajaran kepolisian. Respons cepat tim gabungan berhasil menyelamatkan 32 tenant lain dari kobaran api.

“Respons cepat dari semua pihak sangat kami hargai. Ini menunjukkan kesiapsiagaan yang harus terus kita jaga dan tingkatkan,” lanjutnya.

BP Batam juga mendorong pengelola gudang segera mengevaluasi sistem keamanan dan pengelolaan limbah yang diterapkan. Ariastuty menegaskan, BP Batam akan terus memantau investigasi penyebab kebakaran. BP Batam juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna mencegah kejadian serupa.

“Kejadian ini menjadi pengingat penting. Aspek keselamatan dan pengelolaan limbah harus menjadi perhatian utama. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tutupnya.

Baca Juga: Water Cannon Dikerahkan Padamkan Api di Kawasan Limbah B3 Batam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait