Batam (gokepri.com) – Relawan medis dan nonmedis Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, mengeluhkan insentif yang tak kunjung dibayar.
“Sembilan bulan belum dibayarkan,” ungkap Dr Alhamzah, salah satu relawan di rumah sakit itu, Sabtu 10 September 2022.
Menurut dia, insentif yang belum dibayarkan yakni gaji pokok dan uang makan dengan nominal Rp2,5 juta-Rp3 juta. “Sebelumnya uang makan ini selalu lancar dari awal rumah sakit ini berdiri hingga Desember 2021,” ungkap dia lagi.
Insentif tersebut biasanya diberikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Beberapa upaya telah dilakukan oleh para relawan ini. Seperti mengadakan rapat internal di RSKI Galang bersama para pejabat teras BNPB, tapi hasilnya nihil. “Tak ada hasil. Kami terus disuruh menunggu,” katanya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga berkirim surat kepada Sekretariat Negara untuk menyampaikan bahwa tunjangan uang makan mereka yang tak kunjung cair. “Kami ingin publik tahu apa yang terjadi di RSKI ini, kami berharap hak-hak kami dipenuhi,” katanya.
Pihak berwenang di RSKI Galang sampai saat ini belum dapat dihubungi.
Penulis: Engesti








