Rebutan LC, Pria di Batam Baku Hantam hingga Kena Tikam

pria batam rebutan lc
Polisi menangkap para pelaku penikaman dan pemukulan yang terjadi di salah satu tempat hiburan malam di Batam. Foto: Istimewa

BATAM (gokepri.com) – Seorang pria berinisial OLP (41), warga Batam, nyaris kehilangan nyawa setelah dianiaya oleh dua orang pria di sebuah tempat hiburan malam yang terletak di kawasan Top 100 Sagulung, Batam, Kamis 19 September 2024 dini hari.

Peristiwa ini diduga dipicu akibat rebutan seorang wanita pemandu karaoke atau Lady Companion (LC). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 04.50 WIB, saat suasana tempat hiburan masih dipenuhi pengunjung.

OLP diketahui mengalami dua luka tusukan di tubuhnya sementara pelaku lainnya memukulinya secara brutal. Menurut saksi mata di lokasi kejadian, kedua pelaku diduga dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi alkohol sepanjang malam.

HBRL

Baca Juga: Razia Tempat Hiburan Malam di Batam, 9 Orang Positif Pakai Narkoba

Insiden ini bermula ketika OLP mendatangi tempat hiburan malam tersebut untuk bersenang-senang. Ia kemudian berusaha menggoda seorang LC yang saat itu tengah bersama para pelaku.

Tak terima dengan tindakan OLP, salah satu pelaku langsung melayangkan pukulan ke wajah korban, sementara pelaku lainnya mengeluarkan senjata tajam dan menusuk OLP dua kali.

Para pengunjung yang berada di sekitar lokasi sempat berusaha melerai perkelahian, namun situasi semakin tidak terkendali. Hingga petugas keamanan di lokasi turun tangan.

Kapolsek Sagulung melalui Kanit Reskrim, Iptu Husnul membenarkan kejadian itu. Kata dia, pelaku telah diamankan Opsnal Polsek Sagulung.

“Dua orang pelakunya. Kejadian pagi subuh tadi,” ujar Husnul Jumat 20 September 2024.

Penangkapan pelaku, kata dia merupakan langkah cepat Polsek Sagulung setelah menerima laporan kejadian itu. “Korban berinisial OLP 41 tahun. Dan kedua pelaku, LM serta SR. LM yang menikam,” ungkapnya.

Sementara untuk kondisi korban, saat ini sedang dirawat. Pasca kejadian itu, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Graha Hermin, Batuaji, untuk mendapatkan perawatan medis.

Husnul menjelaskan, pemicu kejadian itu pantaran perebutan LC. Dugaan sementara, perkelahian ini dipicu oleh kecemburuan para pelaku terhadap OLP yang mencoba menggoda LC yang sedang dekat dengan mereka.

Wanita pemandu karaoke tersebut menjadi pemicu amarah para pelaku yang kemudian berujung pada aksi kekerasan brutal.

“Korban sepertinya tidak menyadari kalau cewek yang digodanya sudah bersama para pelaku. Mungkin karena mereka sedang mabuk, emosi pun tak terkendali dan langsung melakukan kekerasan,” katanya.

Kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang berada di kawasan hiburan malam, untuk tetap menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang memicu konflik, terutama di bawah pengaruh alkohol.

Kasus ini juga menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang terkait keamanan di tempat-tempat hiburan malam di Batam, yang seringkali menjadi lokasi konflik akibat pengaruh minuman keras dan perebutan wanita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait