Realisasi Investasi Asing di Batam Meningkat, Sektor Manufaktur Mendominasi

Realisasi investasi di Batam
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait. Foto: Dok. BP Batam

Batam (gokepri) – Penanaman modal asing (PMA) di Batam sepanjang semester pertama 2023 meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data BP Batam, realisasi PMA atau investasi asing sepanjang semester I 2023 meningkat 1,56 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Investasi asing di Kota Batam kembali mengalami peningkatan sepanjang semester I (Januari-Juni) 2023. BP Batam mencatat, perubahan nilai PMA naik 1,56 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait, Senin 28 Agustus 2023.

HBRL

Di sisi lain, jumlah proyek PMA pada semester I 2023 pun naik drastis dengan capaian sebesar 142,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sektor industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam masih mendominasi realisasi investasi PMA di Kota Batam sepanjang semester I 2023 dengan jumlah 246 proyek dan nilai investasi sebesar USD157,5 juta.

Kemudian pada sektor industri makanan di peringkat selanjutnya, dengan 92 proyek dan nilai investasi sebesar USD47,9 juta serta jasa lainnya dengan 194 proyek dan nilai investasi mencapai USD24,4 juta.

Dengan catatan tersebut, Ariastuty optimistis jika nilai investasi asing di Kota Batam bakal terus naik hingga akhir tahun nanti, mengingat sejumlah proyek besar juga akan segera berjalan.

“BP Batam terus berupaya untuk memberikan kemudahan perizinan dan meningkatkan kualitas pelayanan untuk investor. Hal ini sesuai dengan arahan Kepala BP Batam,” kata dia.

Menurut dia, BP Batam juga terus berusaha untuk menjadikan Batam sebagai destinasi unggulan investasi. Terbukti, sejumlah negara besar masih mempercayakan Kota Batam sebagai tujuan investasi.

Seperti Singapura yang mencatatkan nilai PMA sebesar USD225,4 juta dengan jumlah 901 proyek sepanjang semester I 2023. Lalu ada Prancis dengan nilai mencapai USD34,37 juta dan Hong Kong dengan capaian USD34,21 juta.

“BP Batam selalu berupaya untuk menjadikan Batam sebagai daerah unggulan untuk investor sesuai dengan letaknya yang sangat strategis. Kepala BP Batam pun mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga situasi kondusif agar investasi terus naik dan pertumbuhan ekonomi ikut meningkat,” ujarnya.

Baca Juga: Singapura Dominasi Investasi Asing di Batam Semester I/2023

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait