Ratusan Pengendara di Batam Sudah Daftar Parkir Berlangganan

Petugas membantu kendaraan yang sedang parkir di kawasan Batam Center. Foto: ANTARA

Batam (gokepri.com) – Pemerintah Kota (Pemko) berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui parkir berlangganan. Saat ini Pemko Batam telah mengujicobakan parkir berlangganan ini kepada para pengendara.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam Salim mengatakan saat ini sudah ada ratusan pengendara yang telah mendaftar untuk parkir berlangganan. Parkir berlangganan ini hanya bisa digunakan di sisi-sisi jalan saja.

“Untuk di mall tidak berlaku,” ujarnya, Sabtu 18 Mei 2024.

Baca Juga: DPRD Kritisi Kinerja Dishub Batam Terkait Penerimaan Retribusi Parkir

Tahun ini retribusi parkir tepi jadwal ditargetkan dapat mengantongi Rp15 miliar. Upaya Pemko Batam mendongkrak PAD melalui distribusi parkir, telah dimulai sejak awal tahun lalu dengan melakukan penyesuaian tarif.

Untuk parkir berlangganan, saat ini uji coba diberlakukan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Batam. Para ASN ini diwajibkan untuk mendaftar parkir berlangganan berdasarkan surat edaran Walikota Batam dan stiker khusus.

Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid mengatakan penerapan aturan yang khusus diikuti oleh ASN ini juga sebagai contoh yang nantinya dapat diikuti oleh masyarakat Kota Batam.

“Jadi nanti ada stiker khusus yang ditempel di kendaraan, sehingga kalau parkir di luar area mall, bandara, atau rumah sakit. Petugas parkir tidak boleh mengambil uang parkir lagi,” kata Jefridin.

Untuk tarif parkir berlangganan tersebut, Pemkot Batam membagi dalam tiga kategori, yaitu untuk kendaraan roda dua, dikenakan biaya berlangganan sebesar Rp250 ribu per tahun, kendaraan roda empat sebesar Rp400 ribu per tahun, dan kendaraan roda enam sebesar Rp750 per tahun.

Masyarakat yang ingin mendaftarkan parkir berlangganan, dapat datang langsung ke loket pendaftaran yang ada di Kantor Pemko Batam dan Dinas Perhubungan Kota Batam.

“Saat daftar pemilik kendaraan hanya wajib menunjukkan STNK, nanti petugas akan menginput data ke aplikasi parkir berlangganan,” ujarnya.

Setelah itu pemilik kendaraan wajib melakukan pembayaran secara tunai atau non tunai, sesuai stiker yang akan diberikan oleh petugas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

BAGIKAN