BINTAN (gokepri.com) – Proyek jalan lintas barat lanjutan diperkirakan butuh dana Rp120 miliar. Hal itu diungkapkan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Manoarfa.
Menteri PPN/Kepala Bappenas dalam pertemuan itu memberikan lampu hijau untuk penganggaran tahun 2023 nanti, secara bertahap dan akan dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah lebih lanjut.
Pertemuan yang dilakukan di Jakarta, Senin 19 Desember 2022 itu bertujuan untuk memastikan tindak lanjut usulan Pemerintah Provinsi Kepri terkait pembangunan peningkatan struktur jalan lintas barat lanjutan.
Jalan lanjutan ini akan dimulai dari KM 16 menuju Jalan Tirta Madu di Bintan Timur. Saat ini jalan tersebut masih terputus pengaspalannya.
“Peningkatan infrastruktur Jalan lintas Barat Lanjutan ini penting, makanya kita gesa ini ke pemerintah pusat,” kata Ansar dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri.
Ansar pun membeberkan alasannya. Kata dia kawasan tersebut adalah akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Pelabuhan Sri Bayintanpura, KSPN dan pusat kegiatan nasional di Bintan lainnya.
“Jalan ini telah diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri sepanjang 9 KM dengan dua jalur yang total pembiayaan diperkirakan mencapai Rp120 miliar,” kata Ansar.
Jika jalan tersebut rampung dampaknya akan mempersingkat jarak tempuh kendaraan dari Kijang menuju pusat Ibu kota Bintan Buyu dan kawasan lainya di Kabupaten Bintan.
Di hadapan Menteri Bappenas, Ansar juga menyampaikan terkait rampungnya studi kelayakan, detil engineering design (DED) dan dokumen lingkungan yang dilakukan Pemprov Kepri dan Pemkab Bintan.
“Jika akses jalan sudah bagus, maka mobilitas orang, uang dan barang akan lebih mudah dan cepat. Disitulah roda perekonomian semakin hidup,” kata Ansar.
Baca Juga: Gubernur Kepri Tinjau Proyek Jalan Selayang Pandang di Anambas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati









