Promosikan Produk IKM, Gedung Gonggong Disulap Jadi Lokasi Bazar

Bazar juadah nusantara di Tanjungpinang
Bazar juadah nusantara di Tanjungpinang

Tanjungpinang (gokepri.com) – Program Bazar Juadah Nusantara menjadi sarana bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Tanjungpinang dalam memperluas pemasaran produknya. Di masa pandemi Covid-19, program ini sangat membantu dalam mempromosikan produk IKM kepada masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Disdagin Kota Tanjungpinang, Syarifah Zairina mengatakan, Bazar Juadah Nusantara digelar setiap Sabtu dan Minggu. Lokasi bazar di halaman Gedung Gonggong dan pelaksanaannya diawasi langsung oleh Bidang Perindustrian Disdagin agar terkontrol dengan baik.

“Bazar dimulai dari jam 6 pagi sampai jam 10 siang di halaman Gedung Gonggong,” katanya, Jumat (17/9/2021).

Syarifah menjelaskan, pihaknya mefasilitasi pedagang IKM seperti meja, kursi, dan tenda untuk bazar. Para pelaku IKM cukup membawa produk yang akan dijual dan dapat memanfaatkan fasilitas yang ada secara gratis. Bazar ini berfungsi untuk mempromosikan produk dan membantu meningkatkan kembali perekonomian pada masa pandemi Covid-19.

“Karena sekarang IKM cukup kesulitan mempromosikan, apalagi harus menyewa tempat dan tenda untuk berjualan. Sekarang kita bantu fasilitasi,” katanya

Bazar tersebut, lanjut Syarifah, sudah dimulai sejak Februari 2021 lalu dan diharapkan bisa berlanjut hingga tahun depan. Selama program itu berjalan, antusias masyarakat cukup bagus, apalagi setiap pagi banyak warga yang berolahraga sekaligus mencari makanan.

“IKM merasa sangat terbantu dan berharap ini tetap berlanjut, karena sangat membatu mempromosikan produk mereka,” ujarnya.

Saat ini, tersedia 20 stand bazar yang dapat dimanfaatkan secara bergantian oleh IKM, setiap Sabtu dan Minggu. Stand itu selalu penuh diisi oleh pelaku usaha yang menjual berbagai makanan untuk sarapan pagi. Bahkan, dalam satu stand digunakan oleh dua pelaku IKM yang produknya lebih sedikit.

“Lengkap di sana, ada yang jual minuman, makanan ringan, hingga lauk pauk juga ada. Makanan yang dijual juga lengkap, ada khas melayu, minang, dan khas daerah lainnya,” tambahnya.

Menurut Syarifah, karena bazar ini sudah banyak diketahui, warga setempat sering datang ke lokasi hanya untuk membeli makanan. Jadi tidak hanya menyasar kepada orang-orang yang berolahraga saja.

“Memang bazar ini sempat berhenti sementara waktu, karena kasus Covid-19 meningkat dan adanya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Semoga ini bisa berkelanjutan, karena manfaatnya sangat dirasakan oleh IKM kita, agar produk bisa terus berkembang ke depannya,” harapnya. (wan)

Baca juga: Makanan Tradisional Khas Melayu di Bazar Juadah Nusantara

BAGIKAN