Premium Sering Langka di Batam, Disperindag Sebut Pertamina Tak Salurkan Sesuai Kuota

Antrean SPBU
Antrean pengendara di salah satu SPBU di Kota Batam beberapa waktu lalu. (FOTO/gokepri.com/ard)

Batam (gokepri.com) – Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sampai saat ini masih sulit didapatkan masyarakat Kota Batam.

Bahkan, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) tak lagi menjual BBM jenis premium tersebut.

Kalaupun ada, masyarakat harus mau antre panjang untuk bisa mendapatkan premium.

Hal ini sudah terjadi sejak akhir tahun lalu, hanya saja tidak ada tindakan dari Pemko Batam dan juga Pertamina untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kepala Diseperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan kelangkaan BBM jenis premium di Kota Batam bukan karena konsumsi masyarakat yang naik.

Tapi kibat pasokan yang dikirim tidak pernah sesuai kuota yang sudah ditentukan.

“Kenyataan di lapangan memang Pertamina yang menahan stok, tidak mengirimkan sesuai penugasan,” kata Gustian, Senin (25/1/2021).

Dicontohkannya seperti tahun 2020, kuota premium untuk Batam, yang disalurkan oleh Pertamina hanya 109.860 kl.

Padahal kuota yang seharusnya dikirim adalah sebanyak 163.776 kl. Akibatnya untuk kuota tahun 2021 dikurangi menjadi 147.000 kl.

“Seharusnya kuota Premium 2021 ditambah, tapi karena tahun lalu ditahan oleh Pertamina jadinya tahun ini berkurang,” kata Gustian.

Pihaknya mengaku sudah beberapa kali meminta penjelasan kepada pihak Pertamina, hanya saja sampai saat ini belum ada penjelasan secara resmi.

Selain itu, Diseperindag Batam tidak bisa berbuat banyak karena pengawasannya saat ini tidak lagi di Pemko Batam melainkan Provinsi Kepri.

(ard)

|Baca Juga : Harga Pertalite Didiskon Rp1.200 per Liter

BAGIKAN