BATAM (gokepri.com) – Pori-pori tersumbat sering dianggap sepele, padahal kondisi ini dapat memicu masalah kulit serius, seperti jerawat.
Penyumbatan terjadi akibat penumpukan sel kulit mati, minyak berlebih, dan kotoran yang terperangkap di pori-pori. Dilansir laman Hellosehat, berikut tanda-tanda, penyebab, dan cara mengatasinya.
Tanda Pori-Pori Tersumbat
1. Komedo Putih (Whitehead)
Muncul sebagai tonjolan kecil berwarna putih, biasanya di area berminyak seperti T-zone, punggung, atau dada.
Baca Juga: Memilih Sunscreen Tepat untuk Kulit Berjerawat
2. Komedo Hitam (Blackhead)
Lubang pori yang melebar terpapar oksigen, sehingga tampak hitam. Dalam kasus ekstrem, bisa menjadi sumbatan besar berwarna biru kehitaman.
3. Jerawat Meradang
Kombinasi minyak dan kotoran memicu peradangan, menyebabkan jerawat bengkak, merah, hingga bernanah.
4. Infeksi Mendalam
Pada kasus parah, infeksi menyebar ke lapisan kulit lebih dalam, menciptakan benjolan besar, nyeri, dan iritasi.
Penyebab Pori-Pori Tersumbat
Penyebab pori-pori tersumbat ini di antaranya akibat dari memencet jerawat. Tindakan ini mendorong nanah lebih dalam, memperparah penyumbatan.
Kemudian menyentuh wajah berlebihan. Kotoran dari tangan berpindah ke wajah, menyebabkan minyak berlebih dan penyumbatan.
Produk skincare yang tidak cocok juga bisa menjadi penyebab. Produk berbahan dasar minyak seperti petrolatum, parafin, atau lanolin dapat menyumbat pori-pori, terutama jika tidak sesuai jenis kulit.
Selain itu konsumsi obat tertentu seperti testosteron dan progesteron dapat meningkatkan produksi minyak, memicu sumbatan.
Kemudian yang terakhir tidak mencuci muka setelah beraktivitas. Minyak, debu, dan polusi menumpuk di kulit jika tidak segera dibersihkan, meningkatkan risiko pori-pori tersumbat.
Cara Mengatasi Pori-Pori Tersumbat
1. Double Cleansing
Bersihkan wajah dengan pembersih berbahan minyak, lalu bilas dengan sabun cuci muka. Langkah ini efektif mengangkat kotoran hingga ke dalam pori.
2. Eksfoliasi Secara Teratur
Gunakan bahan aktif seperti asam salisilat atau retinol untuk mengangkat sel kulit mati dan membuka sumbatan pori.
3. Gunakan Produk Non-Komogenik
Pilih pelembap berbasis gel dengan bahan humektan seperti hyaluronic acid atau gliserin agar kulit tetap terhidrasi tanpa menyumbat pori.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








