Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku Perundungan Remaja di Batam

perundungan remaja di batam
Polsek Lubuk Baja tangkap salah satu pelaku perundungan remaja di Batam, Jumat (1/3/2024). Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Batam (gokepri.com) – Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Baja menangkap satu orang terduga pelaku perundungan (bullying) remaja di Kota Batam.

Kepala Polsek Lubuk Baja, Kompol Yudi Arvian, mengatakan pihaknya langsung melakukan tindakan setelah korban berinisial SC, 17 tahun, membuat laporan polisi pada Jumat, 1 Maret 2024.

Yudi mengatakan, berdasarkan keterangan korban SC, perundungan terjadi pada Rabu sore 28 Februari 2024 di sekitar kawasan Nagoya. Saat kejadian itu, korban sempat direkam dalam sebuah video. Yudi menyebut, korban dalam video itu ada dua orang, namun pihaknya hanya menerima laporan dari satu orang.

HBRL

Baca Juga: Disdik Tanjungpinang Bentuk Satgas Pencegahan Bullying di Sekolah

“Ada satu orang terduga pelaku yang sudah kami amankan, saat ini kami masih ambil keterangannya terkait perkara dalam video itu. Apakah dia sebagai pelaku atau tidak, kami belum bisa menyimpulkan. Kemudian, apakah korban merupakan teman dari terduga pelaku, ini juga masih kami dalami,” kata Kompol Yudi, Jumat, 1 Maret 2024.

Sebelumnya, dua buah video yang memperlihatkan aksi perundungan yang dialami oleh dua remaja putri di Kota Batam viral di media sosial.

Korban perundungan (jilbab hitam) saat melapor ke Polsek Lubuk Baja, Jumat (1/3/2024). Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Dalam video pertama berdurasi 30 detik, memperlihatkan seorang remaja putri yang mengenakan kaos berwarna hitam dan celana berwarna kuning terduduk di depan sebuah pintu ruko berwarna coklat.

Korban kemudian ditendang di berbagai bagian tubuhnya seperti di kepala, perut dan punggung oleh ketiga rekannya sesama remaja putri. Aksi itu pun tidak hanya dilakukan sekali, namun berkali-kali hingga korban menangis histeris sambil memegang kepalanya.

Kemudian, salah satu remaja putri lainnya terlihat sambil memegang rokok dan handphone, jongkok di sebelah korban dan memegang kepala korban sambil meminta rekan-rekannya untuk menyudahi aksi perundungan itu.

Namun hal tersebut tak indahkan, ketiga pelaku kembali memukuli dan menendang korban sambil melontarkan kata-kata kasar.

Sementara itu, pada video kedua yang juga berdurasi 30 detik, masih di lokasi yang sama, memperlihatkan seorang remaja putri yang mengenakan kaos warna putih dan celana hitam ditampar oleh rekannya.

Tak berselang lama, salah satu pelaku mengenakan kaos coklat yang tampak memegang rokok di tangan kirinya dan sedang berdiri di samping korban langsung menendang kepala korban, menjambak rambut hingga menginjak-injak perut korban.

Sementara itu, remaja yang merekam aksi tersebut lewat handphone yang dipegangnya mengatakan agar aksi bullying itu tetap berlanjut.

“Biar mereka duel, duel-duel,” ucapnya.

Bahkan, salah satu dari remaja itu dengan santai berjoget di depan kamera. Pada akhir video, korban yang kesal dengan aksi yang dilakukan pelaku kemudian berdiri dan mencoba membalas dengan menendang salah satu pelaku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

Pos terkait