BATAM (gokepri.com) – Personel Polsek Sekupang bersama warga mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah seorang warga di kawasan Tiban I, Patam Lestari, Sabtu pagi.
Kapolsek Sekupang, Hippal Tua Sirait mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian tersebut.
“Kami segera mengerahkan personel ke lokasi setelah menerima laporan warga. Bersama masyarakat, kami langsung melakukan evakuasi pohon yang menimpa rumah korban sehingga situasi dapat segera diamankan,” kata Hippal.
Peristiwa itu menimpa rumah milik warga bernama Dina Mariana Siahaan (36) yang tinggal di kawasan Ruli Tiban I Blok AA RT 004 RW 013, Patam Lestari.
Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula sekitar pukul 09.40 WIB saat ia mendengar suara benturan keras dari luar rumah. Setelah dicek, sebuah pohon berukuran besar telah tumbang dan menimpa bagian rumah miliknya.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat. Sekitar pukul 09.50 WIB, personel Polsek Sekupang tiba di lokasi dan bersama warga sekitar melakukan evakuasi pohon tersebut.
Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong oleh aparat kepolisian dan masyarakat hingga sekitar pukul 10.30 WIB pohon berhasil dipindahkan dan situasi di lokasi kembali aman serta kondusif.
Selain membantu evakuasi, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi, mencatat keterangan korban, berkoordinasi dengan PLN, serta melakukan dokumentasi dan pelaporan kepada pimpinan.
Hippal mengatakan, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Namun satu unit rumah warga mengalami kerusakan pada beberapa bagian bangunan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp6 juta,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat kondisi cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang saat angin kencang atau hujan lebat, serta segera melaporkan kepada aparat jika ada potensi bahaya di lingkungan sekitar,” kata Hippal.*
Penulis: Engesti








