BATAM (gokepri) – Sebanyak 258 kilogram pisang Cavendish dipanen dari lahan terbatas di Kota Batam. Hasil ini menjadi panen perdana program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN Batam yang digarap bersama Kelompok Pemuda Tani Kreatif.
Manajer Humas PT PLN Batam, Novi Hendra, menyebut panen ini bagian dari program PLN Batam Peduli yang fokus pada kemandirian pangan dan pemerataan ekonomi masyarakat. “Kolaborasi ini membuktikan sektor agrikultur tetap punya peluang tumbuh, meski lahan di Batam terbatas,” kata Novi di Batam, Selasa 30 September 2025.
Panen perdana menghasilkan 10 tandan pisang dengan total berat 258 kilogram. Menurut Novi, capaian tersebut tidak hanya soal produksi, tetapi juga wujud dukungan perusahaan dalam memberdayakan masyarakat melalui penyediaan bibit unggul dan pelatihan pertanian berkelanjutan di kawasan industri.
PLN Batam berkomitmen melanjutkan program TJSL dengan menyalurkan bibit, memberikan pendampingan, hingga memperkuat akses masyarakat untuk mengembangkan pertanian berkelanjutan. “Pertanian bisa berjalan seiring dengan pembangunan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat perkotaan, di mana keterbatasan lahan tidak menjadi hambatan untuk mengembangkan sektor agrikultur.
Baca Juga: Sambut HUT ke-25, PLN Batam Luncurkan Program Gebyar Energi Perak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







