Pihak Korban Penganiayaan Seleb TikTok Buka Peluang Damai

Seleb TikTok Satria Mahathir dan rekannya dihadirkan saat konferensi pers penganiayaan anak anggota DPRD Kepri di Batam, Jumat (5/1/2024). Foto: Gokepri/com/Muhammad Ravi

Batam (gokepri.com) – Pihak korban penganiayaan yang dilakukan seleb TikTok Satria Mahathir dan tiga rekannya buka peluang damai.

Hal itu dikatakan ayah korban, RAT (16) yang merupakan anggota DPRD Kepri Nyanyang Haris Pratamura.

Nyanyang mengatakan penyelesaian melalui restorative justice tersebut dapat terlaksana setelah pihaknya melakukan pertemuan dengan keluarga para pelaku.

Baca Juga: Seleb TikTok Satria Mahathir Terancam 5 Tahun Penjara

“Lagi proses dan ada kemungkinan untuk damai. Kami sudah membuat janji dengan orang tua mereka semua, kami bicarakan dulu. Intinya saya tinggal bertemu dengan keluarga mereka dulu,” kata Nyanyang di Batam, Selasa 9 Januari 2024.

Ternyata selain seleb TikTok, salah satu pelaku merupakan anak dari Ketua DPC PPP Kota Batam Erizal Kurai. Nyanyang mengatakan sudah mengetahui hal itu.

“Iya di situ ada juga. Saya juga sudah berjumpa dengan dia (Erizal),” ujar dia.

Sebelumnya, Selebritas TikTok, Satria Mahatir, ditahan polisi atas kasus dugaan penganiayaan terhadap anak anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau berinisial RAT (16).

Kepala Satreskrim Polresta Barelang Kompol Dwi Ramadhanto mengatakan Satria beserta tiga rekannya yang berinisial DJ, RSP, dan AD, telah ditahan bersama barang bukti.

“Satria bersama rekan-rekannya melakukan penganiayaan terhadap korban yang masih di bawah umur,” kata Dwi, Jumat 5 Januari 2024.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di salah satu kafe di kawasan Tiban I, Sekupang, Kota Batam sekitar pukul 01.00 WIB pada Senin 1 Januari 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

BAGIKAN