Petahana Wajib Cuti 60 Hari, Dilarang Gunakan Fasilitas Negara

pilkada kepri 2024
Peluncuran tahapan Pilkada Kepri secara resmi di laman Tugu Sirih Tanjungpinang, Sabtu (27/4/2024) malam. Foto: gokepri/Engesti Fedro

TANJUNGPINANG (gokepri) – Calon kepala daerah petahana yang maju di Pilkada 2024 wajib mengajukan cuti kampanye selama 60 hari. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 74 tahun 2016.

“Selama cuti tersebut, calon kepala daerah incumbent atau yang masih menjabat dilarang menggunakan fasilitas atau aset negara,” kata Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Kepri Zulhendri di Tanjungpinang, Kamis (20/6/2024).

Baca:

Jabatan calon kepala daerah inkumben selama cuti kampanye akan diisi oleh penjabat sementara (Pjs). Pjs bupati/wali kota akan diusulkan oleh Gubernur Kepri kepada Kemendagri, sedangkan Pjs gubernur akan diusulkan ke Presiden RI melalui Kemendagri.

“Kecuali kabupaten/kota yang sudah ada Pjs (Pejabat sementara), seperti Kota Tanjungpinang karena masa jabatan wali kota sudah habis, maka tak perlu lagi mengusulkan Pjs ke Kemendagri,” ungkap Zulhendri.

Ia menambahkan, tahapan pengusulan Pjs tingkat kabupaten/kota maupun provinsi di Kepri akan disesuaikan dengan jadwal Pilkada 2024.

Zulhendri mengingatkan calon kepala daerah inkumben untuk tidak menggunakan fasilitas negara selama cuti kampanye di luar tanggungan negara, seperti mobil dinas.

“Ini akan diawasi langsung oleh teman-teman di Bawaslu kabupaten/kota maupun provinsi,” katanya menegaskan.

Untuk diketahui, pemilihan gubernur Kepulauan Riau pada Pilkada 2024 akan menjadi laga puncak persaingan Ansar Ahmad dan Muhammad Rudi. Dua sosok ini digadang-gadang menjadi calon kuat Pilgub Kepri.

Saat ini, Ansar menjabat Gubernur Kepri. Ia meraih kemenangan pada Pilkada 2020 dengan menggandeng istri Rudi, Marlin Agustina, sebagai wakil gubernur. Mereka mengalahkan Gubernur Kepri 2020-2021 Isdianto dan Wakil Gubernur Kepri 2010-2015 Soerya Respationo.

Sedangkan Rudi adalah Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam. Ia juga menjabat Ketua DPW NasDem Kepri.

Rudi yang merupakan kader Nasdem dan Ansar yang bernaung di Golkar sudah pasti diusung oleh partai mereka sendiri. Saat ini, Nasdem menguasai tujuh kursi di DPRD Kepri dan Golkar dengan sembilan kursi.

Dua partai lain yang meraih suara tinggi di Kepri pada Pemilu 2024 adalah Gerindra dengan sembilan kursi dan PDI-P dengan enam kursi.

Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2024 dijadwalkan jatuh pada 27 November 2024. Adapun jadwal pendaftaran pasangan calon pada 27 Agustus 2024 hingga 29 Agustus 2024. ANTARA, CANDRA GUNAWAN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

BAGIKAN