Pesona Tari Pendet Warnai Peringatan Hari Suci Nyepi di Batam

Perayaan nyepi di Batam
Tari Pendet mewarnai perayaan Nyepi di Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam, 21 April. Foto: Diskominfo Batam

Batam (gokepri) – Ballroom Swiss-Belhotel Harbour Bay di Batam dihiasi dengan keindahan berbagai Tari Bali dalam rangka Peringatan Hari Suci Nyepi Tingkat Kota Batam Tahun 2024, yang diadakan pada Minggu (21/4/2024).

Suasana penuh khidmat dan kemeriahan mewarnai acara tersebut, dengan tarian-tarian tradisional seperti Tari Pendet yang melambangkan kedatangan dewa, hingga kreasi modern seperti Tari Merak. Persembahan dari Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Batam turut menambah semarak suasana. Gamelan khas Bali pun mengiringi rangkaian acara dengan indah.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Jefridin menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Suci Nyepi atas nama Wali Kota Batam.

Baca Juga:

Perayaan nyepi di batam
Peringatan Hari Suci Nyepi di Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam, 21 April. Foto: Diskominfo Batam

“Saya berterima kasih kepada tokoh agama Hindu yang telah memberikan pemahaman bagi kita tentang umat Hindu,” ujar Jefridin.

Jefridin menyampaikan bahwa Kota Batam berhasil menduduki peringkat 1 dalam indeks kerukunan beragama di Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini tidak lepas dari kerjasama dan kolaborasi antar umat beragama serta Forkopimda.

Jefridin juga memaparkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam tahun 2023 mencapai 7,04 persen, di atas pertumbuhan ekonomi Kepri dan Nasional. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerjasama seluruh masyarakat Batam.

“Izin saya juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kajari dan Bapak Bakamla yang telah memberikan kontribusi besar dalam roda pemerintahan, terutama dalam hal aset dan masukan,” tambahnya.

Jefridin berharap agar umat Hindu di Batam terus berkolaborasi dan mendukung pembangunan demi kemajuan bersama.

Peringatan Nyepi di Batam tidak hanya menjadi momen peribadatan bagi umat Hindu, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkenalkan budaya dan tradisi Bali kepada masyarakat luas. Keindahan Tari Bali dan suasana penuh khidmat dalam acara tersebut menjadi bukti nyata toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Kota Batam.

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

Pos terkait