Periode Januari sampai September 2021, Realisasi Investasi PMA di Batam Catatkan Rp6,39 Triliun

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau ruang produksi PT Volex Indonesia di Kawasan Industri Sekupang.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau ruang produksi PT Volex Indonesia di Kawasan Industri Sekupang.

Batam (gokepri.com) – Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat investasi penanam modal asing (PMA) di Kota Batam meningkat sepanjang periode Januari hingga September 2021.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan realisasi investasi PMA pada periode tersebut mencapai Rp6,39 triliun. Mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya dengan periode yang sama.

“Kemudian nilai proyek sebanyak 1.502 pada periode Januari sampai September 2021,” kata Rudi, Selasa 4 Januari 2021.

HBRL

Menurut Rudi data tersebut berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang tercatat di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Investasi PMA asal Singapura masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai investasi nilai investasi Rp2.166,9 miliar. Diikuti negara Luxembourg, Jerman, Perancis dan Jepang.

Sedangkan nilai ekspor juga mengalami kenaikan signifikan. Sumber BPS mencatat, pada periode Januari sampai September 2021 mencapai 19,55 lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Berdasarkan publikasi triwulan BPS Kepulauan Riau, diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau triwulan III 2021 tumbuh sebesar 2,97% (yoy),” kata Rudi.

Dengan mengasumsikan bahwa pertumbuhan ekonomi Batam berada 0,6% – 1,2% di atas pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau, maka diperoleh hasil perkiraan pertumbuhan ekonomi Batam triwulan III sebesar 3,57% – 4,17%.

(Penulis : Romadi)

Pos terkait