Percepat Ekonomi Biru, Wakil Kepala BP Batam Bidik Pertumbuhan Sektor Maritim

Li claudia chandra
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, memimpin penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2026 yang bertujuan merumuskan arah kebijakan dan prioritas program kerja BP Batam di Balairung Sari BP Batam, Senin (28/4/2025). Foto: BP Batam

BATAM (gokepri) – Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra tegaskan komitmen percepat investasi maritim dan pariwisata bahari di Batam. BP Batam akan mempermudah perizinan dan berkolaborasi dengan pelaku usaha memanfaatkan keunggulan strategis daerah.

Menurut Li Claudia, kedua sektor tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Batam.

Ia juga meyakini, melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, Batam dapat tumbuh menjadi pusat ekonomi maritim unggulan di Indonesia. “Komitmen ini selaras dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto yang mendorong sektor maritim atau ekonomi biru (Blue Economy) Indonesia agar tumbuh lebih kuat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Li Claudia, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam, di Batam, Rabu (14/5/2025).

Li Claudia menjelaskan, Batam memiliki banyak keuntungan untuk pengembangan pesat sektor maritim dan pariwisata bahari, seperti letak strategis di jalur pelayaran internasional dan infrastruktur yang memadai.

Melalui kebijakan strategis dalam menyederhanakan regulasi serta meningkatkan sinergi antar lintas instansi, ia berharap daya saing kedua sektor ini meningkat dan mampu memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi.

Ia menegaskan, BP Batam terus berkomitmen untuk mengedepankan kemudahan pelayanan perizinan agar investasi di kedua sektor ini bisa tumbuh signifikan. “Tidak hanya itu, kami juga berupaya untuk melakukan penataan terhadap infrastruktur yang ada agar Batam bisa unggul dalam persaingan investasi,” ujarnya.

Li Claudia turut mengajak seluruh investor dan pelaku usaha di sektor industri maritim dan pariwisata bahari untuk bersama-sama menjalin sinergi yang baik dalam mendukung kemajuan Batam.

Salah satunya adalah dengan memberitahukan sejumlah kendala yang dihadapi guna memajukan kedua sektor tersebut, termasuk masalah perizinan. Ia menekankan pentingnya pelaku usaha untuk segera melaporkan kendala yang ada. “Saya membuka pintu komunikasi untuk tiap pelaku usaha agar tujuan strategis ini bisa terealisasi dengan baik,” pungkasnya.

Baca Juga: Ekonomi Biru, Shipyard Batam Pemain Utama Kebutuhan Kapal RI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

Pos terkait